EKONOMI

Selasa, 05 September 2017 | 17:10 WIB

Gandeng Koica, Korindo Bikin Klinik di Ujung Papua

Gandeng Koica, Korindo Bikin Klinik di Ujung Papua
(Foto: Istimewa)
INILAHCOM, Boven Digoel - Korindo Group bersama KOICA (Korea International Cooperation Agency) mendirikan klinik modern bernama Klinik Asiki di Kampung Asiki, pedalaman Papua yang berbatasan dengan Papua Nugini.

Layanan kesehatan ini dipersembahkan secara gratis bagi putra daerah di Papua dan masyarakat yang tidak mampu, sebagai kontribusi dalam upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat setempat.

Klinik di lahan seluas 2.929 meter-persegi ini, memiliki fasilitas cukup lengkap, seperti ruang rawat jalan, rawat inap, ruang bersalin, perawatan bayi (perinatologi), IGD, ruang bedah minor, USG, farmasi. Selain itu dilengkapi dengan fasilitas mobil ambulans.

Berdasarkan rilis kepada media, Selasa (5/9/2017), klinik ini diresmikan Chairman Korindo Group, Eun Ho Seung pada Sabtu (2/9/2017). Acaranya dihadiri sejumlah pejabat Pemprov Papua, Pemkab Boven Digoel, Ketua dan anggota DPRD Boven Digoel, Minister Konsuler Korea untuk Indonesia,
Ketua Representatif KOICA di Indonesia, Ketua-ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA), dan sekitar 600-an masyarakat Asiki.

"Ini wujud kongkrit peran serta swasta dalam mensukseskan Program Indonesia Sehat sebagai upaya mewujudkan masyarakat Indonesia yang berperilaku sehat, hidup dalam lingkungan sehat, serta mampu menjangkau pelayanan kesehatan yang bermutu untuk mencapai derajat kesehatan yang lebih tinggi, ujar Seung.


Seung berharap, klinik ini mendapat dukungan penuh dari Pemkab Boven Digoel dalam rangka memberikan layanan kesehatan prima kepada masyarakat. Selain itu, klinik ini diharapkan bisa dijadikan pusat rujukan bagi klinik atau puskesmas di sekitarnya.

Seung menambahkan, klinik ini mendatangkan dokter spesialis penyakit dalam dan spesialis anak secara berkala, agar pasien dapat berkonsultasi. Hal ini dilakukannya agar pelayanan terhadap kesehatan masyarakat dapat lebih maksimal.

Firman Jayawijaya, Manager Klinik Asiki bilang, awalnya, klinik ini bernama Klinik Korindo, beroperasi sejak 1994. Namun seiring dengan berjalannya waktu, di mana kebutuhan kesehatan yang semakin meningkat, Korindo bersama KOICA berhasil membangun klinik yang lebih besar dan representatif, ujar Firman.

Kata Firman, Korindo Group selalu berupaya mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Sejauh ini pihaknya telah mendirikan 8 klinik di beberapa tempat di pedalaman Papua. "Ini diharapkan mampu mengurangi beban kesulitan masyarakat lokal yang ingin mendapatkan pelayanan kesehatan yang berkualitas," papar Firman.

Sekedar informasi saja, Korindo Group merupakan perusahaan yang berdiri sejak 1969. Awalnya bergerak di industri pengembangan hardwood, kemudian memproduksi plywood/veneer pada 1979. Selanjutnya memroduksi kertas koran pada 1984. Akhirnya, Korindo menekuni bisnis kelapa sawit di Provinsi Papua sejak 1995.

Usaha perkebunan kelapa sawit yang dikembangkan Korindo di wilayah Trans-Papua menyerap sedikitnya 12.000 tenaga kerja di Papua. Serta berkontribusi 30% hingga 50% terhadap total Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Merauke dan Boven Digoel. [tar]
#korindo #sawit #cpo
BERITA TERKAIT
Sudah Benar, Geser Komoditas Menuju Infrastruktur?
Dua Jempol Dirjen Perkebunan untuk Kelapa Sawit
Persepsi Negatif Sawit di Medsos Tak Laku Lagi
Pakar: Lahan Gambut Bukan Pemicu Perubahan Iklim
DPR Kritik Keras Resolusi Sawit Uni Eropa
Industri Bibit Sawit Ini Dukung Program Replanting
Mentan Amran Buka Keran Impor Sejuta Sapi Indukan

ke atas