MOZAIK

Senin, 11 September 2017 | 00:56 WIB

Pantang Merasa Kesepian

KH Abdullah Gymnastiar
Pantang Merasa Kesepian
(Foto: Ilustrasi)
ALHAMDULILLAH. Segala puji hanya milik Allah Swt. Dialah Yang Menciptakan langit dan bumi beserta segala yang ada, dan Dialah yang mencukupi rezeki seluruhnya. Sholawat dan salam semoga selalu tercurah kepada baginda Nabi Muhammad Saw.

Saudaraku, ketika kita ditimpa kejadian yang tidak kita harapkan, biasanya kita merasa menjadi orang yang paling kasihan di dunia, merasa sendirian, merasa tak ada yang peduli, merasa kesepian. Padahal seharusnya kita tidak perlu demikian. Mengapa?

Karena, Allah selalu ada. Allah Swt berfirman,Dan Dia bersama kamu dimana saja kamu berada.(QS. Al Hadiid [47] : 4)


Beberapa pejuang Palestina sedang berada di dalam lorong bawah tanah untuk berjihad. Lalu, lorong itu terhantam bom yang membuat mereka terjebak di dalamnya beberapa hari. Namun, atas izin Allah, terdapat sumber air dari dalam bumi yang muncul tidak jauh dari mereka, sehingga mereka bisa bertahan hidup dan melanjutkan perjuangan.Maasyaa Allah.

Jangan pernah patah semangat, saudaraku. Jangan pernah goyah keimanan kepada Allah. Dalam situasi yang paling menyesakkan sekalipun, sesungguhnya kita tidak pernah sendirian. Selalu ada Allah bersama orang-orang yang beriman kepada-Nya. Kesulitan yang sedang dihadapi, bagi orang yang beriman sesungguhnya itu hanya awal yang sebentar saja dari kebahagiaan panjang yang akan diraih.

Segala sesuatu dan setiap kejadian adalah ciptaan Allah Swt., ada dalam genggaman-Nya dan tidak ada yang bisa terjadi kecuali Allah yang mengizinkan itu terjadi. Sedangkan Allah mustahil berbuat zholim pada hamba-Nya yang beriman. Maka, tetaplah yakin dan berpegang teguh kepada Allah dalam situasi seberat apapun.Insyaa Allahakan datang jalan keluar dari jalan yang tidak disangka-sangka atas izin Allah Swt.WAllahualam bishowab.[smstauhiid]
#inilahkehidupan #tausyiahkehidupan #aa gym
BERITA TERKAIT
Empat Jenis Pemarah
Orang yang Kikir
Kekayaan yang Sejati
Sembuhkan Penyakit Hati
Saat Merasa Lemah
Hikmah Memanah
Jika Merasa Sebagai Korban

ke atas