MOZAIK

Selasa, 12 September 2017 | 06:00 WIB

Boleh Poligami Diam-Diam, Tapi...

Boleh Poligami Diam-Diam, Tapi...
(Foto: Ilustrasi)
FIQIH mengatur segala aspek kehidupan manusia agar sesuai dengan syariat (syar'i). Baik kehidupan pribadi maupun hubungannya dengan makhluk lain. Selama 24 jam dalam sehari, dan 7 hari dalam seminggu. Kelak, semua itu harus ia pertanggung jawabkan di hadapan Allah.

Sementara Akhlak Mahmudah adalah tabiat, tingkah laku atau perangai baik dan patut, yang harus dijaga oleh setiap muslim agar senantiasa terjaga keharmonisan hubungan dengan makhluk di sekitarnya, khususnya antar sesama manusia.

Dalam hal pernikahan, misalnya;

2. Dalam kasus suami berpoligami diam-diam, tanpa sebelumnya meng-edukasi istri, tanpa sedikitpun meminta pengertiannya. Poligaminya tetap sah, walau tanpa seizin istri pertamanya.


Poligami diam-diam itu memang "Syar'i, tapi Tidak Patut."

Mengapa?

Sebab pernikahan itu dilangsungkan untuk menciptakan 'mawaddah' (penuh cinta dan kasih sayang). Bagaimana mungkin 'mawaddah' akan tercipta jika salah satunya merasa dikhianati.

Wallahu A'lam Bishshawab. [Aini Aryani, Lc]
#poligami #nikah
BERITA TERKAIT
Poligami: Ini Hukum Menggauli Dua Istri Bersama
Orang Kaya yang Sejati
Orang-orang Sedih itu ke Mana Harusnya Pergi?
(Syair) Kelaparan Bermuara
Perbedaan Soal Kaligrafi, Boleh atau Tidak?
Mengajak NonMuslim yang sedang Sekarat Masuk Islam
Rasulullah: Jika Mendampingi Orang yang Sekarat...

ke atas