TEKNOLOGI

Selasa, 12 September 2017 | 01:01 WIB

Lazada Tunjuk Kepala Marketing Baru di Indonesia

Lazada Tunjuk Kepala Marketing Baru di Indonesia
Achmad Alkatiri (Foto: Istimewa)
INILAHCOM, Jakarta - Lazada menunjuk Achmad Alkatiri sebagai Chief Marketing Officer baru untuk Indonesia, setelah pemegang jabatan sebelumnya, Sebastian Sieber, memutuskan untuk meninggalkan perusahaan tersebut.

Dalam siaran persnya, perusahaan e-commerce yang kini merupakan bagian dari ALibaba itu menyebutkan bahwa Sebastian akan melanjutkan karirnya di Iran untuk perusahaan e-commerce lainnya, setelah lima tahun berkontribusi untuk Lazada Indonesia.

Sebelum bergabung bersama Lazada, Achmad menghabiskan dua tahun bersama Shopee, sejak marketplace milik Garena tersebut diluncurkan tahun 2015.

Sebelum berkiprah di e-commerce, pemuda Maluku berusia 28 tahun itu menghabiskan karirnya di industri travel dengan bekerja di perusahaan asal Singapura Wego dan kemudian Accorhotels. Achmad mendapatkan gelar sarjananya di Telkom University.


Dalam acara peluncuran 'Lazada Upgrade UKM Roadshow' beberapa waktu lalu, Achmad menyebutkan fokusnya adalah untuk melakukan ekspansi Lazada di seluruh Indonesia.

"Ambisi kami adalah membantu pemerintah untuk menciptakan titik perekonomian digital baru di seluruh Indonesia, bukan hanya di kota-kota besar," ujarnya.

"Kami ingin mendorong lebih banyak UKM di daerah untuk berkembang dan lebih banyak masyarakat di seluruh Nusantara mendapatkan kemudahaan akses produk apapun, melalui online," sambung Achmad.

Pada Juni 2017, Alibaba, raksasa e-commerce China melakukan investasi tambahan sebesar US$1 miliar ke Lazada dan mengambil alih 83 persen kepemilikan.

Investasi ini digunakan untuk memperkuat pasarnya di wilayah Asia Tenggara, khususnya karena persaingan di wilayah ini mulai memanas, dengan masuknya JD.com dan Amazon.
#Lazada
BERITA TERKAIT
Mengapa Orang yang Ekstrovert Malah Benci Pesta?
Jepang Bangun Gedung Tertinggi di Dunia dari Kayu
LIPI Berhasil Kembangkan Budidaya TERBARU
Nissan Siap Uji Coba Layanan Taksi Swakemudi
Facebook Gunakan Kantor Pos untuk Verifikasi Iklan
Uber akan Berinvestasi Besar di Asia Tenggara
Bukalapak Gandeng JNE Lewat Layanan JTR

ke atas