PASAR MODAL

Senin, 11 September 2017 | 16:35 WIB

GMF Aero Asia IPO, Targetkan Raup Rp5 Triliun

Monica Wareza
GMF Aero Asia IPO, Targetkan Raup Rp5 Triliun
(Foto: istimewa)


INILAHCOM, Jakarta-PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia (GMF) akan melepas sahamnya ke publik melalui skema penawaran umum saham perdana atau IPO dengan melepas 30% sahamnya.

Direktur Utama GMF, Iwan Joeniarto mengatakan bahwa IPO merupakan langkah strategis perusahaan untuk mewujudkan visi perusahaan ke depannya.



"Dengan rekam jejak dan prospek perusahaan yang baik, kami yakin penawaran ini akan direspon baik oleh para investor," kata Iwan di Jakarta, Senin (11/9/2017).


GMF akan menawarkan sebanyak 10.890.068.700 lembar sahamnya ke publik dengan harga penawaran Rp390-Rp510 per saham. Jika dikalkulasikan, maka perseroan sekiranya akan meraup dana dengan kisaran Rp4,24 triliun-Rp5,55 triliun.

Sebesar 60% dana bersih dari IPO ini akan digunakan untuk mendanai investasi GMF dalam rangka meningkatkan kapasitas dan kapabilitas di Line maintenance dan Repair & Overhaul. Sekitar 15% akan digunakan untuk refinancing utang dan sisanya untuk kebutuhan modal kerja.

"Rencana ekspansi GMF akan berfokus pada peningkatan kapasitas dan kapabilitas dengan cara memperbaharui teknologi dan skill sumber daya manusia dan melakukan pengembangan dengan memperbesar pasar dan menambah footprint global," lanjut Iwan.

Dalam aksi korporasi ini, anak usaha perusahaan penerbangan pelat merah ini menggandeng Madiri Sekuritas, Bahana Sekuritas, Danareksa Sekuritas dan BNI Sekuritas selaku penjamin pelaksana emisi efek.
#GMFaeroasia #garudaindonesia #IPO2017
BERITA TERKAIT
Inilah Harga IPO GMF yang Diharapkan Garuda
(Genjot Utilitas) Garuda Urungkan Pengiriman 20 Pesawat
Rini Minta Garuda Perbanyak Paket Wisata Domestik
Darmin Tawarkan LCS, Danai Proyek Infrastruktur
Menko Darmin Tagih Janji OJK Permudah Izin IPO
WIKA Daftarkan IPO Wika Gedung ke OJK
Malacca Trust Wuwungan Incar Rp37,2 M dari IPO

ke atas