NASIONAL

Selasa, 12 September 2017 | 13:11 WIB

Rayakan HUT Demokrat, Supadma Temui Petani di Bali

Ajat M Fajar
Rayakan HUT Demokrat, Supadma Temui Petani di Bali
Anggota Fraksi Demokrat DPR RI Putu Supadma Rudana (PSR) (Foto: Inilahcom/Dok)


INILAHCOM, Jakarta - Anggota Fraksi Demokrat DPR RI Putu Supadma Rudana (PSR) gencar menemui konstituennya di Bali usai dilantik sebagai anggota DPR RI menggantikan Putu Sudiartana pada 24 Agustus lalu.

Hal ini dia lakukan untuk menyerap aspirasi rakyat dan memberi dukungan kepada masyarakat, antara lain dengan para petani.



Supadma mengatakan, dirinya memanfaatkan momen Hari Ulang Tahun (HUT) Partai Demokrat ke-16 untuk menemui petani karena selama ini mereka paling nyaring keluhannya. Selain itu Pertanian Bali saat ini masih menjadi andalan ekonomi Pulau Dewata.

"Di Bali untuk pekan ini saya memilih turun menemui petani. Karena suara petani begitu nyaring dan tulus, apa masalah-masalah yang terjadi di bawah akan terungkap semua dan disinilah kami hadir mencari solusi petani. Sebagai anggota Dewan, saya harus sering turun ke lapangan untuk menyerap aspirasi warga masyarakat, sehingga apa yang menjadi kebutuhan dan harapannya bisa diperjuangkan di DPR," kata Supadma, Selasa (12/9/2017).

Politikus asal Desa Peliatan, Kecamatan Ubud Gianyar ini menyebutkan pertanian Bali menjadi kekuatan nusantara. Bali memiliki kawasan Subak Jatiluwih di Kabupaten Tabanan, yang selama ini tidak hanya memenuhi kebutuhan pokok masyarakat Bali, namun juga multifungsi.

"Selain sebagai bentuk melestarikan adat dan budaya, pertanian Bali memberikan manfaat ekonomis bagi Bali untuk kepariwisataan. Pelestarian lingkungan dengan konsep "Tri Hita Karana" (kesimbangan dan keharomonisan dalam kehidupan)," ucapnya.


Menurut Supadma, pertanian Bali dengan konsep "Subak" (organisasi dan sistem pengairan), dan mendapatkan pengakuan dunia sebagai Warisan Budaya Dunia dari UNESCO (United Nastions Education, Scientific and Culture Organization) harus terjaga dengan baik.

Supadma mengatakan, saat ini ada beberapa masalah yang dihadapi petani di Bali. Mulai dari alih fungsi lahan pertanian, akibat regulasi yang tidak berpihak kepada petani. Kemudian fasilitasi untuk para petani yang masih tidak maksimal oleh pemerintah, terutama saat penjualan hasil produk pertanian.

"Di samping juga masalah pajak tanah yang mencekik leher. Ini masalah-masalah yang kami dapatkan ketika terjun di Bali. kita akan segera koordinasikan dengan pemangku kepentingan terkait," kata PSR yang juga Ketua Permuseuman Indonesia itu.

Dia juga mengatakan, kader Demokrat harus harus hadir di tengah rakyat yang sedang membutuhkan solusi.

Anggota Komisi III DPR RI ini tidak ingin perayaan HUT Partai Demokrat hanya diwarnai aksi- aksi turun ke masyarakat dengan cara instan. Bagi dia, HUT Partai Demokrat dijadikan moment untuk evaluasi program partai dan totalitas kader bersama rakyat secara berkelanjutan.

Tagline Demokrat hadir memberi solusi, bantu rakyat dan kawal pemerintahan sangat tepat disampaikan Ketua Umum Demokrat Pak SBY. Ini moment tepat untuk lebih cepat berbaur dengan rakyat dan menyambung komunikasi lebih baik lagi untuk menyerap aspirasi mereka, katanya.[jat]
#hut #partaidemokrat
BERITA TERKAIT
SBY akan Putuskan Cagub Jatim di Jakarta
Salawat Iringi Panglima Ziarah di Makam Gus Dur
Panglima TNI Ziarah ke Makam Soekarno
Demokrat Buka Peluang Nama Baru di Pilgub Jatim
Nindy, Polwan Cantik Yang Punya Suara Merdu
BPK: Audit Jasa Marga Purbaleunyi Masih Jalan
BPK Siapkan Sanksi Tegas ke Auditornya

ke atas