MOZAIK

Rabu, 13 September 2017 | 11:00 WIB

Salah Kaprah, Kelamin Bayi Ditentukan Posisi

Salah Kaprah, Kelamin Bayi Ditentukan Posisi
(Foto: Ilustrasi)
ITU pemikiran yang salah, paling tidak salkap alis salah kaprah. Teknik bercintaapa pun gayanya, tidak bisa menentukan jenis kelamin bayi. Yang menentukan justru jenis sperma bapak yang saat itu paling dominan. Jika sperma X maka akan membuahkan anak perempuan, dan jika sperma Y maka akan menghasilkan anak laki-laki.

Memang ada mitos menarik bahwa bila ketika bersenggama, sperma si pria keluar lebih dulu maka kalau terjadi sampai pembuahan dalam rahim, maka yang akan keluar adalah bayi perempuan. Sebaliknya, kalau si wanita orgasme duluan maka jabang bayi nanti adalah laki-laki. Namun tentang hal ini, sejauh ini belum ada bukti-bukti ilmiahnya.


Sebaiknya jangan gusar. Nikmatilah kegiatan senggama Anda agar masing-masing pasangan merasakan kepuasan. Tentang apakah senggama tersebut akan menghasilkan anak laki-laki atau perempuan, harus diterima dengan ucapan syukur. Sebab, anak adalah karunia Tuhan. Anak laki-laki atau perempuan sama saja, yang penting sehat.

Teknik bercinta yang paling banyak disukai dan menyenangkan perempuan (apalagi dengan kondisi badan pria yang besar) adalah jika ia berada di atas (female superior). Selain penis bisa merangsang G-spot istri secara langsung, berat tubuh Anda tidak perlu menekan tubuh isteri, sehingga istri tidak kelelahan.

Kaki kejang setelah orgasme merupakan hal yang normal saja. Pada saat ejakulasi atau orgasme terjadi, kontraksi pada otot-otot tungkai menimbulkan rasa sakit seperti kejang. Untuk meredakannya, segeralah bersikap rileks dan santai dengan membaringkan tubuh secara nyaman dalam posisi telentang di atas tempat tidur. []
#hubunganintim #suamiistri #seks
BERITA TERKAIT
Suami-Istri Memiliki Empat Hak yang Sama
Bagi Para Istri, Hak Suami yang Harus Diketahui
Seni dalam Menegur Suami
Suami Setia Minta Hubungan Intim Secara Tiba-tiba
10 Masalah Istri yang Harus Diwaspadai Suami
Apakah Suami Wajib Menggauli Istri?
Istri Boleh Ceraikan Suaminya Jika Impoten

ke atas