MOZAIK

Kamis, 14 September 2017 | 07:00 WIB

Kakek ke-2 Rasulullah, Sang Pembagi Roti

Kakek ke-2 Rasulullah, Sang Pembagi Roti
(Foto: Ilustrasi)
KAKEK ke-2 Nabi Muhammad adalah Hasyim. Yang nama aslinya adalah Amr. Lalu mengapa ia dipanggil Hasyim. Karena dialah yang hasyama at-tsarid (membagi-bagi ats-tsarid) untuk jamaah haji. Tsarid adalah roti yang istimewa kala itu. Sebagaimana ungkapan Rasulullah ketika menggambarkan kedudukan istri tercinta beliau, Aisyah. Beliau bersabda, Keutamaan Aisyah dibanding semua wanita adalah semisal tsarid dibanding semua makanan. (Sunan at-Turmudzi, Kitab al-Manaqib, 3887).

Kita tahu, Nabi shallallahu alaihi wa sallam pernah ditanya siapa orang yang paling beliau cintai. Beliau menjawab Aisyah. Lalu beliau mengumpamakan Aisyah itu seperti tsarid dibanding seluruh makanan. Ungkapan ini menunjukkan bukan Aisyah layaknya makanan, tapi menunjukkan istimewaanya Aisyah dibanding seluruh wanita. Dan istimewanya tsarid dibanding seluruh makanan kala itu. Artinya, roti yang dibagi-bagikan Hasyim untuk jamaah haji bukanlah makanan ala kadarnya, tapi makanan istimewa di zaman itu.


Kemudian gelaran Hasyim lebih dikenal ketimbang nama aslinya Amr. Menunjukkan betapa sering dan banyaknya ia membagi-bagi makanan tersebut. Ia ditokohkan karena jasanya. Meskipun ia seorang yang terkaya dari keturunan Abdu Manaf (Lathif: 2014: 14), tapi ia tidak digelari dengan kekayaannya (al-jamu) melainkan dari pengabdian yang ia berikan (al-badzlu).

[baca lanjutan: Masyarakat Jahiliyah Miliki Karakter Mulia]
#Terpuji #Akhlak #Rasulullah #Jahiliyah #Mulia
BERITA TERKAIT
Ketika Rasulullah Marah kepada Umar
Rasulullah Pernah Lupa Salat Zuhur Lima Rakaat
Awas! Jangan Curhat pada Suami Orang
Doa Agar Tak Terjerumus Zina
Menempelkan Dahi, Hidung atau Keduanya saat Sujud?
Cara Berdoa Ketika Rukuk dan Sujud
Diri Penuh Kekurangan, Semangat Perbaiki Amalan

ke atas