METROPOLITAN

Selasa, 12 September 2017 | 15:25 WIB

Pihak RS Mitra Keluarga Terancam 10 Tahun Penjara

Fadly Zikri
Pihak RS Mitra Keluarga Terancam 10 Tahun Penjara
(Foto: Istimewa)


INILAHCOM, Jakarta - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan pihaknya tengah menelusuri dugaan tindak pidana terhadap bayi Debora yang diduga ditelantarkan oleh pihak RS Mitra Keluarga Kalideres, Jakarta Barat.

"Apakah memenuhi unsur atau tidak? Akan kami kenakan Pasal 190 Undang-Undang Kesehatan yang membiarkan pasian yang harus ditangani padahal sakit berat," kata Argo di Polda Metro Jaya, Selasa (12/9/2017).




Adapun bunyi Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan pada pasal 190 ayat 1 dan 2 yaitu, barang siapa dengan sengaja tidak memberikan pertolongan pertama terhadap pasien yang dalam keadaan gawat darurat hingga mengakibatkan terjadinya kecacatan atau kematian, pimpinan fasilitas pelayanan kesehatan dan/atau tenaga kesehatan tersebut dipidana dengan pidana penjara paling lama 10 (sepuluh) tahun dan denda paling banyak Rp 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah).

Untuk itu pihaknya akan menyelidiki siapa yang bertanggung jawab atas kematian bayi Debora.

"Kemudian apakah ada perawat yang bayi itu dirujuk atau dimasukan ke Rumah Sakit itu. Semua yang berkaitan dengan bayi itu pasti akan kami mintai keterangan," tandasnya. [rok]
#Debora
BERITA TERKAIT
Hujan Guyur Jabodetabek Siang Hingga Malam Ini
Kecelakaan Truk di Jalan Raya Serang
Polisi Keluarkan SP2HP Kasus Penggelapan Tanah
Subdit Kamneg Tahan Direktur dan Komisaris PT.BAJ
Polisi Tunggu Laporan Soal Situs Lelang Perawan
Polisi Amankan Lima Jukir Liar Dikawasan GBK
Polda Ganti Pejabat Polres Jakbar Usai Napi Kabur

ke atas