GAYA HIDUP

Selasa, 12 September 2017 | 16:45 WIB

Awas! Katarak dapat Menyerang Mata Bayi

Awas! Katarak dapat Menyerang Mata Bayi
(Foto: ilustrasi)
KATARAK pada bayi? Seolah asing terdengar dan menjadi hal yang mengerikan untuk dibayangkan. Hal inilah yang baru saja menimpa salah seorang artis tanah air yakni Asri Welas. Putra keduanya yang diberi nama Rayyan Gibran Ridha Rahardja yang lahir pada 12 April 2017 lalu ini mengalami katarak pada kedua matanya.

Pada Senin 11/9 di akun instagramnya Asri mengungkapkan, "Waktu itu Terus terang rasanya seperti langit runtuh harus menerima Kenyataan waktu Prof Rita (dokter yang menangangi anak Asri) bilang Mas Ibran ada katarak di ke 2 matanya."


Penyakit tersebut diketahui pada saat usia putranya memasuki 3 bulan yang berakibat pada ketidakjelasan pengelihatan sang bayi. Meski selama ini katarak selalu identik sebagai penyakit degeneratif yang menimpa orang lanjut usia (lansia), ternyata katarak juga dapat menyerang seorang bayi. Penyebab katarak kongenital (bawaan) dapat bermacam-macam. Biasanya terjadi infeksi pada 3 bulan pertama kehamilan. Infeksi Rubella (dengan gejala seperti cacar), Toxoplasma, Cytomegalovirus sering menjadi penyebab katarak kongenital. Keturunan (genetik), masalah metabolisme, diabetes, trauma (benturan), inflamasi atau reaksi obat adalah beberapa faktor lain yang dapat menyebabkan katarak kongenital.

Menurut laman resmi Jakarta Eye Center, gejala katarak pada anak dapat dideteksi sejak dini. Gejala yang mungkin terlihat adalah jika mata anak terlihat seperti ada keputihan di pupil, bola mata tampak tidak seimbang atau anak mudah silau saat terkena sinar matahari. Jika menemukan salah satu gejala diatas, segera konsultasi dengan dokter mata sedini mungkin untuk mencegah kerusakan mata lebih lanjut atau kebutaan. Untuk mencegah kerusakan lebih lanjut maka katarak pada anak bisa dihilangkan dengan operasi.

Operasi ini sangat penting dilakukan untuk mencegah kebutaan permanen pada bayi kita. Gejala ini disebut dengan Ambliopia yakni meski nantinya menggunakan kacamata jenis apapun tetap tidak dapat mengembalikan fungsi penglihatan mata secara normal. Namun, pendeteksian dini di Indonesia masih sangat minim dilakukan. Semoga anak-anak kita terbebas dari hal serupa dengan kita yang turut aktif menjadi orangtua yang lebih peka terhadap tumbuh kembang mereka. Salam sehat! [DOS]
#katarak #mata #bayi #asriwelas
BERITA TERKAIT
Kampung Bekelir Objek Wisata Kekinian di Tangerang
Lisda Rawdha Raih Penghargaan Tokoh Inspiratif
Upaya Mandiri Atasi Keropos Tulang
Tingkatkan Kebersamaan Ibu dan Anak dengan Dongeng
(Wedding Celebration Festival 2017) Nendia Primarasa Sajikan Menu Baru
Artis Ramai - Ramai Dukung Pesona Indonesia
Ternyata Ada Sunat Tanpa Jarum Suntik

ke atas