EKONOMI

Rabu, 13 September 2017 | 13:27 WIB

10 Bulan di KESDM, Jonan Klaim Investasi EBT Naik

M Fadil Djailani
10 Bulan di KESDM, Jonan Klaim Investasi EBT Naik
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan (Foto: Inilahcom/M Fadil Djaelani)


INILAHCOM, Jakarta - Sepuluh bulan yang lalu Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunjuk Ignasius Jonan sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menggantikan Sudirman Said yang terkena reshuffle kabinet.

Selama 10 bulan kepimpinannya tersebut, Jonan mengaku melakukan banyak hal dalam mereformasi tata kelola migas dan sumber daya alam nasional. Adapun, yang paling membanggakan bagi dirinya adalah mendorong percepatan penggunaan Energi Baru Terbarukan (EBT) nasional. "Saya sudah 10 bulan lebih di Kementerian ESDM, saya dapat laporan selama 10 bulan, sudah ada 700 MW renewable energy di bidang kelistrikan yang ditandatangani," kata Jonan membanggakan diri pada saat membuka acara 6th IndoEBTKE ConEx di Jakarta, Rabu (13/9/2017).




Bahkan Jonan sedikit sesumbar, bahwa pencapaiannya tersebut tidak ada yang menandinginya pada menteri-menteri ESDM sebelumnya. "Dengan segala hormat kepada pendahulu saya, saya kira enggak ada yang bisa sampai 700 MW dalam 10 bulan," sesumbar Jonan.

Bahkan, kata mantan Menteri Perhubungan ini, realisasi 700 MW bisa lebih besar jika proses tak berbelit, bisa dipersingkat, tak banyak berpindah tangan dan konsolidasi seperti dulu. "Kalau PLN tidak pakai surat dulu untuk mengajukan usulan, rapat di Bogor, rapat lagi di Bali, terus ke Batam, rapat lagi di kantor PLN, enggak ada, lama yang ada," katanya.

Dengan kondisi seperti itu Jonan pun yakin dapat menciptakan komitmen pemanfaatan energi terbarukan lebih besar lagi. Bahkan hingga angka 3.000 MW sampai 2019 nanti. [uji]
#Jonanarchandra #EBT #tariflistrik
BERITA TERKAIT
Inilah Rayuan Wamen ESDM ke ENGIE Prancis
Indonesia Siap Atasi Defisit LNG Bangladesh
ADB Kucurkan Kredit Sektor Energi Bagi PLN
Jonan Setuju Tarif Dasar Listrik Arus Laut NTT
PLN Tertarik Pembangkit Arus Air Laut di NTT
Jonan Yakin Harga Listrik EBT Bisa Murah
KESDM Sederhanakan Izin Sektor Pertambangan

ke atas