METROPOLITAN

Rabu, 13 September 2017 | 13:45 WIB

Dinkes DKI Akui Ada Pelanggaran di Kematian Debora

Willi Nafie
Dinkes DKI Akui Ada Pelanggaran di Kematian Debora
Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Pemprov DKI Jakarta Koesmedi Priharto (Foto: Istimewa)


INILAHCOM, Jakarta - Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Pemprov DKI Jakarta Koesmedi Priharto mengaku telah melakukan penelusuran soal kematian bayi Debora.

Dari hasil penelusuran itu didapati dugaan pelanggaran administrasi oleh Rumah Sakit Mitra Keluarga Kalideres sehingga berujung kematian bayi berusia 4 bulan itu.



Hal tersebut ditandai dengan adanya beberapa perbedaan seperti pihak keluarga megakui rumah sakit telah mengetahui Debora memiliki kartu BPJS Kesehatan.


Sedangkan, pihak Rumah Sakit Mitra Keluarga Kalideres mengaku tidak tahu pasien Debora memiliki BPJS Kesehatan.

"Tadinya rumah sakit bilang dia tidak tahu kalau itu BPJS. Baru ketika mencari kamar dia baru tahu. Jadi memang sudah kita putuskan, memang ada penyimpangan administratif yang terjadi," kata Koesmedi, Rabu (13/9/2017).

Untuk itu, saat ini pihaknya telah memberikan data yang telah ditemukan di lapangan kepada tim, guna ditelisik sehingga dapat memberikan sanksi kepada pihak rumah sakit sesuai peraturan yang berlaku.

"Kita sudah berikan data itu kepada tim untuk mengolah, kira-kira apa kesalahannya? dan sanksi apa yang bisa diberikan sesuai dengan aturan yang ada," pungkasnya.[jat]
#BayiDebora
BERITA TERKAIT
Sanksi RS Mitra Keluarga Harus Perhatikan Anak
Dinkes DKI Ragu Cabut Izin RS Mitra Keluarga?
Polda Metro Usut Kasus Bayi Debora
Djarot Minta Dinkes Selesaikan Kasus Bayi Debora
Djarot Ancam Cabut Izin RS Tempat Bayi Debora
Baru 1 Cabang RS Mitra Keluarga yang Terima BPJS
RS Mitra Keluarga Tampik Tunda Rawat Debora

ke atas