METROPOLITAN

Rabu, 13 September 2017 | 14:15 WIB

Dinkes DKI Ragu Cabut Izin RS Mitra Keluarga?

Willi Nafie
Dinkes DKI Ragu Cabut Izin RS Mitra Keluarga?
RS Mitra Keluarga (Foto: Istimewa)
INILAHCOM, Jakarta - Kepala Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Koesmedi Priharto mengakui adanya dugaan pelanggaran administrasi oleh Rumah Sakit Mitra Keluarga Kalideres sehingga berujung kematian bayi Debora.

Namun, ketika dikonfirmasi terkait sanksi berat yang bakal dikenakan kepada Rumah Sakit Mitra Keluarga Kalideres salah satunya seperti mencabut izin operasionalnya, Koesmedi terkesan ragu menerapkan sanksi tersebut.


"Ini mesti diperhitungkan kalau kita mencabut izin rumah sakit, itu kan fasilitas rumah sakit jadi terganggu. Masyarakat yang ada di daerah situ gimana? Apalagi posisinya saya lihat rumah sakit itu memang jauh di ujung dan sekitarnya tidak ada rumah sakit," kata Koesmedi, Rabu (13/9/2017).

Kendati demikian, lanjut dia, sesuai aturan yang berlaku runutan sanksi yang diberikan apabila ditemukan ada kesalahan dilakukan mulai dari teguran lisan, teguran tertulis, denda dan sampai dengan pencabutan.

"Aku belum tau, aku harus ngomong sama tim. Tim yang memutuskan bukan saya," tandasnya.[ris]
#BayiDebora
BERITA TERKAIT
Anies Jangan Buat Masyarakat Terus Berharap
Anies Belum Mau Merinci Anggaran TGUPP Rp28,99 M
Anggaran Tim Gubernur Anies Naik Menjadi Rp28,99 M
Larangan Ahok Soal Delman Segera Dihapus Sandi
DPRD DKI Pertanyakan Hasil Kerja Sudirman Said
Konsep OK OCE Anies-Sandi Dinilai Belum Matang
DKI Rancang Bangunan 'Boarding School' di 2 SMK

ke atas