EKONOMI

Rabu, 13 September 2017 | 14:56 WIB

PLN Tertarik Pembangkit Arus Air Laut di NTT

M Fadil Djailani
PLN Tertarik Pembangkit Arus Air Laut di NTT
(Foto: Istimewa)


INILAHCOM, Jakarta - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero mengaku tertarik dengan pengembangan sumber listrik dari tenaga arus laut yang ada Nusa Tenggara Timur (NTT), namun hingga sekarang belum ada pertemuan resmi terkait rencana tersebut.

"Kita belum lihat penawaran resminya, datang saja belum," kata Direktur Pengadaan Strategis 1 PLN, Nicke Widyawati di Jakarta, Rabu (13/9/2017).




Sebelumnya Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan mendapat tawaran dari Gubernur NTT terkait penggunaan Energi Baru Terbarukan (EBT) yakni sumber listrik arus laut di NTT dengan nilai jual yang cukup murah yakni US$ 7,18 sen per kwh.

Pihak PLN pun tertarik dengan harga ini dan sempat terkejut dengan harga jualnya. "Harga terakhir saya juga surprise, tapi saya belum didatangi, soalnya dia datang ke menteri bukan PLN," kata Nicke.

Oleh karena itu, Nicke menunggu pihak Pemda NTT dan perusahana energi asal Belanda tersebut menawarkan secara resmi kepada PLN. Sebab, dengan harga US$7,18 sen per kwh dinilai sudah kompetitif. [uji]
#JonanArchandra #EBT #tariflistrik
BERITA TERKAIT
Inilah Rayuan Wamen ESDM ke ENGIE Prancis
Indonesia Siap Atasi Defisit LNG Bangladesh
ADB Kucurkan Kredit Sektor Energi Bagi PLN
Jonan Setuju Tarif Dasar Listrik Arus Laut NTT
10 Bulan di KESDM, Jonan Klaim Investasi EBT Naik
Jonan Yakin Harga Listrik EBT Bisa Murah
KESDM Sederhanakan Izin Sektor Pertambangan

ke atas