EKONOMI

Rabu, 13 September 2017 | 15:46 WIB

Rini Tunjuk Alexander Lay Jadi Komisaris Pertamina

Uji Sukma Medianti
Rini Tunjuk Alexander Lay Jadi Komisaris Pertamina
Alexander Lay (Foto: Istimewa)
INILAHCOM, Jakarta- Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini Soemarno, menunjuk Alexander Lay sebagai Dewan Komisaris PT Pertamina (Persero).

Penunjukan ini berdasarkan Surat Keputusan Nomor SK -194/MBU/09/2017. Alexander Lay memperoleh gelar Sarjana Hukum di Unversitas Atmajaya pada 2003, setelah sebelumnya menimba ilmu di Institut Teknologi Bandung jurusan Teknik Perminyakan. Pada 2006, ia memperoleh gelar Master of Laws (LL.M.) dari University of Sydney.

Alexander Lay, menjadi komisaris lantaran belum ada komisaris dengan latar belakang hukum. Acara ini dilaksanakan di Kantor Kementerian BUMN dengan dihadiri oleh Deputi Bidang Usaha Energi, Logistik, Kawasan dan Pariwisata, Edwin Hidayat Abdullah serta Deputi Bidang Restrukturisasi dan Pengembangan Usaha, Aloysius Kiik Ro.


Pria kelahiran Ende, Flores, 21 September 1973 ini pernah menjabat sebagai Dewan Pengawas dalam organisasi Transparency International Indonesia. "Pengalamannya di firma hukum, serta keterlibatannya dalam berbagai diskusi terkait reformasi hukum, serta hukum persaingan usaha, memberikan bekal bagi Alex mendirikan firma hukum bersama rekannya dengan bendera Lasut, Lay, dan Pane," dikutip dari rilis resmi Pertamina di Jakarta, Rabu (13/9/2017).

Dengan bertambahnya satu Anggota Dewan Komisaris, maka susunan Dewan Komisaris Pertamina adalah sebagai berikut :

Komisaris Utama/ Komisaris Independen : Tanri Abeng
Wakil Komisaris Utama : Arcandra Tahar
Komisaris : - Sahala Lumban Gaol
- Edwin Hidayat Abdullah
- Suahasil Nazara
- Alexander Lay. [uji]
#Pertamina #MenteriRini
BERITA TERKAIT
Ritel Lesu, Pertamina Retail Ogah Tambah Bright
Ini Respon Pertamina dengan Lesunya Sektor Retail
Jual Aset Negara Dibungkus Holdingisasi BUMN?
Menteri Rini Tunjuk Stafsus Pimpin Pabrik Duit RI
Anak Buah Mega Lawan Holding BUMN Rini Soemarno
Holding BUMN Tambang Lahirkan 3 Masalah Krusial
YLKI: Era Jokowi Belum Konsisten Kurangi Polusi

ke atas