NASIONAL

Rabu, 13 September 2017 | 16:15 WIB

Muktamar Pondok Gede Bentuk Reinkarnasi PPP

Ahmad Farhan Faris
Muktamar Pondok Gede Bentuk Reinkarnasi PPP
Ketua Umum PPP, M Romahurmuziy (Romi) (Foto: Inilahcom)
INILAHCOM, Jakarta - Ketua Umum PPP, M Romahurmuziy (Romi) mengatakan saat ini partai berlambang Ka'bah telah terlahir kembali setelah dilanda konflik internal berkepanjangan. Menurut dia, Muktamar PPP di Pondok Gede tahun 2016 bentuk reinkarnasi partai tersebut.

"Saya menilai Muktamar Pondok Gede sebagai upaya reinkarnasi dan dilahirkannya kembali partai," kata Romi, Rabu (13/9/2017).

Anggota Komisi XI DPR RI ini menjelaskan konflik internal PPP sempat muncul dualisme kepemimpinan, namun kini sudah selesai setelah adanya Putusan Mahkamah Agung (MA) terkait permohonan peninjauan kembali putusan kasasi nomor 601 K/Pdt.Sus-Parpol/2015 tanggal 2015.


Dalam putusan tersebut, Mahkamah Agung memenangkan PPP dibawah kepemimpinan Romi yang telah memiliki Surat Keputusan (SK) dari pemerintah dalam hal ini Kementerian Hukum dan HAM sehingga konflik tersebut selesai setelah campur tangan senior serta sesepuh PPP.

"Kepengurusan partai di pusat, provinsi, kabupaten, dan kota bahkan para senior turun gunung untuk ikut menyelamatkan. Hasilnya terwujud di muktamar Pondok Gede," ujarnya.

Untuk diketahui, Romi dalam Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) ke-II PPP pada Juli 2017 di Jakarta menegaskan bahwa PPP yang sah hanya satu yaitu kepengurusan hasil Muktamar Pondok Gede.

Menurut dia, konflik internal PPP sudah selesai dan semua kader harus bersatu untuk menghadapi agenda-agenda politik seperti Pilkada 2018, Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden 2019.[ris]
#PPP #Romahurmuziy
BERITA TERKAIT
Romi: Partai Akan Tamat Jika Tak Punya Kursi
PPP Pakai Strategi Medsos untuk Menangkan Pilkada
Novanto Berpeluang Menangkan Praperadilan Jilid 2
Sikap Novanto akan Mengubur Golkar
Belajar dari Ahok, Kasus Victor Harus Diperhatikan
Ini Orangtua Bayi yang Dibuang di Selokan
Pengamat sarankan Gokar Menyelamatkan Diri

ke atas