NASIONAL

Rabu, 13 September 2017 | 20:28 WIB

Ulama Tak Ingin Isu Komunisme Terus Digoreng

Ray Muhammad
Ulama Tak Ingin Isu Komunisme Terus Digoreng
(Foto: inilahcom/Ray Muhammad)


INILAHCOM, Jakarta - Ulama Jawa Tengah menyampaikan masukannya kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) soal sikap Pemerintah Indonesia terhadap tragedi kemanusiaan etnis Rohingya di Rakhine State, Myanmar.

Salah satu ulama dari Tegalrejo, Magelang Yusuf Hudori menyampaikan usulannya kepada Jokowi saat pertemuan di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Rabu (13/9/2017) sore.



"Soal Rohingya, usulan ulama agar Presiden atau pemerintah dalam hal ini diharapkan menggunakan jalur-jalur diplomatiknya agar lebih efektif," ujar ulama yang akrab disapa Gus Yusuf ini usai pertemuan.


Ia menuturkan pemanfaatan jalur diplomatik secara maksimal itu diperlukan dengan melakukan tekanan-tekanan kepada Pemerintah Myanmar.

"Meninggalkan segala bentuk kekerasan, saya rasa Presiden tadi sudah mengutus Menteri Luar Negeri dalam hal itu. Yang diharapkan dari para ulama, perannya agar bisa lebih aktif. Mungkin lewat jalur Asean dan PBB untuk memberikan tekanan-tekanan," ujarnya.

Pada kesempatan ini, ia mengharapkan agar isu komunisme di Tanah Air tak dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tak bertanggungjawab.

"Tadi juga secara spesifik tentang isu komunisme masih terus digoreng. Kita enggak ingin ada blunder-blunder seperti itu yang itu menjadikan nanti menjadi bahan untuk amunisi gratislah. Pihak-pihak yang menggoreng," tandasnya.[ris]
#PKI
BERITA TERKAIT
Pemerintah Paling Berkompeten Jawab Isu PKI
Isu PKI Diduga Dibuat Musuh Politik Jokowi
Kebangkitan PKI Dinilai Omong Kosong
Isu PKI Dinilai untuk Mendiskreditkan Pemerintah
Pelurusan Sejarah G 30S PKI Timbulkan Polemik
Gerindra: Negara Kurang Maksimal Antisipasi PKI
HNW Sebut Ada Pihak yang Ingin TAP MPRS Dicabut

ke atas