PASAR MODAL

Kamis, 14 September 2017 | 06:07 WIB

Wall Street Masih Mampu Cetak Rekor

Wahid Ma'ruf
Wall Street Masih Mampu Cetak Rekor
(Foto: Istimewa)
INILAHCOM, New York - Ketiga indeks saham utama bursa AS di Wall Street memperoleh kenaikan untuk ditutup pada sebuah rekor untuk sesi kedua berturut-turut pada akhir Rabu (13/9/2017). Namun perdagangan ditundukkan karena investor mencari katalis yang dapat menghidupkan kembali kehidupan baru ke dalam demonstrasi.

S & P 500 SPX, + 0,08% menambahkan 1,89 poin menjadi berakhir pada 2.498,37, yang juga merupakan level tertinggi intraday. Saham konsumen energi dan konsumen memimpin kenaikan sementara real estat dan perawatan kesehatan adalah pecundang besar.

"Pasar saham AS menunjukkan momentum jangka pendek dan jangka panjang yang positif, dan luasnya telah meluas cukup untuk mengangkat S & P 500 ke level tertinggi sepanjang masa," kata Katie Stockton, kepala strategi teknis di BTIG Research seperti mengutip marketwatch.com.

"Kondisi jenuh beli jangka pendek telah kembali untuk S & P 500, namun cenderung dikelola dengan baik saat dikaitkan dengan jerawat, yang melimpah," kata Stockton.

Indeks Dow Jones Industrial Average DJIA, + 0,18% naik tipis 39,32 poin atau 0,2%, berakhir pada 22.158,18 sementara indeks komposit Nasdaq COMP, + 0,09% naik 5,91 poin menjadi di 6.460,19.

Saham menghabiskan sebagian besar sesi membalik antara keuntungan dan kerugian kecil sebelum memperpanjang kenaikan ke bel penutupan. Analis terus memperingatkan bahwa saham sudah terlambat untuk mundur.

"Pasar sepenuhnya dihargai sekarang, jadi pendapatan perlu mengejar harga. Sampai musim penghasilan berikutnya dimulai, kami tidak akan terkejut melihat pergerakan sideways atau koreksi waktu," kata Maris Ogg, presiden di Tower Bridge Advisors.


"Kita juga bisa melihat kemunduran antara sekarang daripada saat itu jika ada katalisator yang akan membuat investor cemas," kata Ogg.

Berita ekonomi: Indeks harga produsen naik 0,2% pada bulan Agustus, sebagian besar berkat kenaikan harga gas. Core PPI juga naik 0,2%, meski perubahan 12 bulan tetap tidak berubah di 1,9%. Laporan inflasi yang diawasi ketat akan jatuh tempo pada hari Kamis.


Penggerak saham indeks adalah saham Apple Inc. AAPL, -0,75% tergelincir 0,8%. Raksasa teknologi tersebut pada hari Selasa mengungkapkan jajaran gadget barunya. Namun flagship iPhone X yang baru diantisipasi akan segera terkirim hingga November.

Centene Corp CNC, + 8.01% naik 8% setelah perusahaan asuransi kesehatan mengatakan pada akhir Selasa bahwa pihaknya telah menandatangani sebuah kesepakatan di mana Fidelis Care akan menjadi rencana kesehatan Centene di negara bagian New York.

SeaDrill Ltd. SDRL, + 20,24% melonjak 20% setelah pemboran lepas pantai mengatakan pada akhir Selasa bahwa pihaknya telah mengajukan perlindungan kebangkrutan dan menyetujui sebuah rencana restrukturisasi besar dengan kreditur seniornya.

Western Digital Corp. WDC, -3,42% turun 3,4% setelah kalah pada kesepakatan Toshiba Corp. 6502, + 0.00%. Toshiba mengatakan telah memilih sebuah konsorsium yang dipimpin oleh Bain Capital, bukan Western Digital, untuk membeli bisnis chipnya lebih dari US$18 miliar.

Sementara harga minyak naik, dengan benchmark minyak mentah A.S. CLV7, -0,02% meningkat lebih dari 2%. Keuntungan tersebut didapat setelah laporan bahwa Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak sedang mempertimbangkan untuk menambahkan lebih banyak anggota non-kartel ke kesepakatan outputnya. Selain itu, Badan Energi Internasional mengatakan ada tanda-tanda pasar minyak sedang mengencangkan.

Harga emas GCZ7, -0,08% turun sementara greenback menguat, dengan Indeks Dollar ICE DXY, + 0,56% menguat 0,6%. Saham di Asia ditutup mixed, sementara indeks Eropa sebagian besar lebih tinggi bahkan saat saham Inggris meluncur.
#BursaSaham #IHSG #DolarRupiah #dolarAS
BERITA TERKAIT
Ini Proyek Awal China-Kazakhstan
Niat SoftBank Miliki Uber Terhalang Ini
Ini Alasan Wall Street akan Bergerak Terbatas
Sentimen Bisnis Jerman Tembus Rekor Tertinggi
Smartphone Paling Laris Saat Thanksgiving Day
Bursa Eropa Coba Bertahan di Area Positif
IHSG Berlabuh Positif 3,89 Poin ke 6.067

ke atas