NASIONAL

Kamis, 14 September 2017 | 08:15 WIB

DPR, Hati-Hati Keluarkan Rekomendasi Untuk KPK

Ivan Setyadi
DPR, Hati-Hati Keluarkan Rekomendasi Untuk KPK
Pengamat Komunikasi Politik Universitas Paramadina, Hendri Satrio (Foto: Istimewa)
INILAHCOM, Jakarta - Pengamat Komunikasi Politik Universitas Paramadina, Hendri Satrio mengingatkan DPR akan semangat pemberantasan korupsi terkait rencana rekomendasi untuk KPK.
Tanggal 29 September nanti, masa tugas Pansus Angket DPR akan habis, rekomendasi untuk KPK akan dikeluarkan. Hendri percaya, kritik keras terhadap KPK selama panus dibentuk akan 'mempreteli' beberapa kewenangan KPK yang dianggap berlebihan.
"Satunya kemungkinan besar adalah kewenanganan penyidikan dan penuntutan yang sudah jadi ranah kejaksaan dan kepolisian," katanya kepada INILAHCOM Rabu (13/9/2017).
Namun, pansus harus ingat, semangat kritik terhadap KPK tidak boleh menghilangkan kesan pelemahan terhadap KPK


Sebab seperti diketahui, KPK masih diperlukan dan merupakan salah satu lembaga yang banyak mendapat dukungan rakyat.
Sehingga, jika ada tindakan yang nyata-nyata melemahkan KPK, maka sudah pasti menjadi musuh rakyat."Bila hanya itu rekomendasinya maka ini kemunduran. Gak boleh mengamputasi, semua rekomendasi harus untuk perbaikan," ungkapnya.
#Kpk #PansusHakAngket
BERITA TERKAIT
Wasekjen: Sepeser Uang e-KTP tak Masuk ke Golkar
Dedi Anggap Masalah Golkar dan Novanto Masih Kecil
Novanto Sengaja Manfaatkan Posisinya Sendiri
Solusi yang Bisa Diambil Golkar Soal Kasus Novanto
Novanto Bak Dihisap Lumpur Hidup
Wasekjen Ungkap Perdebatan Pleno Bahas Novanto
Senior Tepis Munaslub untuk Rebut Posisi Novanto

ke atas