NASIONAL

Kamis, 14 September 2017 | 12:22 WIB

Fahri: Harusnya Novanto Santai

Ahmad Farhan Faris
Fahri: Harusnya Novanto Santai
Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah (Foto: Inilahcom/Didik Setiawan)
INILAHCOM, Jakarta - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengatakan harusnya Ketua DPR Setya Novanto tidak mengirimkan surat permohonan penundaan pemeriksaan kepada KPK terkait kasus dugaan korupsi proyek e-KTP.

"Saya menganggap seharusnya kan Pak Novanto lagi praperadilan, jadi dia tidak perlu sebetulnya minta pemberitahuan ke KPK bahwa dia lagi praperadilan," kata Fahri di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (14/9/2017).

Menurut dia, KPK pasti mengetahui Ketua Umum Partai Golkar itu sedang mengajukan permohonan gugatan praperadilan atas status tersangka yang disandangkan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Ia menambahkan dalam kasus Komjen Budi Gunawan ketika masih menjadi Wakapolri, kemudian Hadi Purnomo, Ilham Sirajudin dan Miryam S Haryani bisa diambil contoh untuk Novanto yang mengajukan praperadilan.


"Mereka kan enggak diperiksa ya kan karena praperadilan, sebetulnya itu cukup. KPK juga tahu Pak Novanto praperadilan," ujarnya.

Ia menilai seharusnya Novanto tidak perlu khawatir. Sebab, Novanto masih Ketua DPR dan akan diperlakukan adil.

"Kalau KPK kepada Budi Gunawan, Hadi Purnomo, Ilham Sirajudin, Miryam tidak memeriksa karena lagi praperadilan. Masa Pak Novanto akan diperiksa, kan enggak," tandasnya.

Untuk diketahui, Kepala Biro Pimpinan Sekretariat Jenderal DPR RI menyampaikan surat kepada KPK pada Selasa (12/9/2017). Intinya, surat itu berisi permintaan agar KPK menunda proses penyidikan terhadap Novanto terkait kasus dugaan korupsi proyek e-KTP. [rok]
#SetyaNovanto
BERITA TERKAIT
Polisi Tunggu Hasil Olah TKP Kecelakaan Novanto
Polisi Pastikan Novanto tak Gunakan Sabuk Pengaman
Polisi Segera Periksa Novanto
Fahri: Novanto Masih Ketua DPR
Diperiksa KPK, Novanto Mendapat Pengawalan Ketat
KPK Bakal Telusuri Aliran Uang e-KTP ke Novanto
LHKPN 2015: Harta Novanto Rp114 Miliar dan 49 USD

ke atas