PASAR MODAL

Kamis, 14 September 2017 | 16:42 WIB

Ini Kata Miliuner Kolega Korut Soal Nuklir

Wahid Ma'ruf
Ini Kata Miliuner Kolega Korut Soal Nuklir
(Foto: ilustrasi)
INILAHCOM, Kairo - Perang kata-kata antara Korea Utara dan Amerika Serikat bisa membuat mereka terlihat bodoh.

Demikian kata miliuner Mesir, Naguib Sawiris, Kamis (14/9/2017) seperti mengutip cnbc.com. Sawiris, yang memiliki perusahaan telekomunikasi di Korea Utara, mengatakan bahwa perang tidak dimenangkan dengan retorika.

"Jika Anda mengancam dan Anda tidak bertindak, Anda benar-benar terlihat bodoh, jadi sebaiknya tidak melakukannya," kata Sawiris dalam sebuah wawancara eksklusif.

Di baris terakhir antara Korea Utara dan Amerika Serikat, Pyongyang mengancam pada hari Kamis untuk menenggelamkan Jepang dan mengatakan bahwa AS harus "dipukuli sampai mati seperti anjing gila."


Komentar tersebut menyusul sanksi baru dari Perserikatan Bangsa-Bangsa di Korea Utara, yang disetujui oleh konsensus awal pekan ini. Ini sekarang merupakan paket sanksi kesembilan yang disetujui dewan keamanan PBB sejak 2006 untuk tes rudal Korea Utara.

Sawiris pendiri Orascom Telecom, sebuah firma telekomunikasi Mesir, memiliki satu-satunya lisensi operasi di Korea Utara. Dia mengatakan investasinya di Korea Utara sekitar US$250 juta tapi ini tidak ada hubungannya dengan politik dan bahwa bisnis Mesir dengan Korea Utara sudah tua. "Ini adalah hal yang bersejarah," katanya.

"Saya percaya bahwa saya telah memberikan pelayanan yang baik kepada orang-orang yang tidak bersalah di Korea Utara yang tidak mengenal orang tua mereka yang tinggal mil jauhnya atau tidak dapat memanggil anak-anak mereka saat mereka kembali dari sekolah," katanya.

"Mereka diizinkan untuk memiliki layanan paling sederhana yang dimiliki semua orang di barat, tidak ada hubungannya dengan politik," jelasnya.

"Sebagai investor, saya mematuhi semua resolusi PBB yang memastikan kita tidak melanggar sanksi, peraturan apapun," kata Sawiris.
#BursaSaham #IHSG #DolarRupiah #dolarAS
BERITA TERKAIT
IHSG Berlabuh Positif 3,89 Poin ke 6.067
Bagaimana Ekonomi Korut Bila Dirundung Sanksi?
Tutup Sesi I, IHSG Merugi 0,28% ke 6.046
Bursa Saham Asia Tertekan Liburan Wall Street
Yuan Unjuk Nyali Jadi 6,5810 per Dolar AS
Bursa Shanghai dan Shenzhen Dibuka Loyo
Penguatan Yen Jadi Bumerang bagi Saham Tokyo

ke atas