NASIONAL

Kamis, 14 September 2017 | 18:00 WIB

Saksi Kasus Penembakan Polisi Dibebaskan

Saksi Kasus Penembakan Polisi Dibebaskan
(Foto: ilustrasi)
INILAHCOM, Mataram - Penyidik Kepolisian Resor Bima Kota, Nusa Tenggara Barat (NTB), memulangkan para saksi yang diamankan dalam peristiwa penembakan terhadap dua anggota polisi di wilayah itu.

"Mereka yang diamankan sudah dikeluarkan karena belum terbukti," kata Direktur Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda NTB Kombes Pol Kristiaji di Mataram, Kamis (14/9/2017).

Terkait dengan keterlibatan mereka dalam kasus ini, Kristiaji menjelaskan bahwa lima warga Penato'i, Kecamatan Mpunda, Bima Kota, itu diamankan untuk memberikan keterangan dalam proses penyelidikan.

"Jadi mereka itu bukan terduga pelakunya, tapi saksi. Setelah selesai mereka memberikan keterangan, semuanya langsung kita pulangkan," ujarnya.

Pernyataan ini ditegaskan sebagai bentuk klarifikasi pemberitaan yang sebelumnya mengabarkan bahwa warga yang diamankan pihak kepolisian pascainsiden tersebut merupakan terduga pelaku penembakan.


Insiden penembakan terjadi pada Senin (11/9) pagi, dengan korban Bripka Zainal Abidin, anggota Satuan Sabhara Polres Bima Kota dan Bripka Abdul Gafur, anggota Polsek Langgudu.

Keduanya menjadi korban aksi penembakan sesaat setelah mengantarkan anak-anaknya ke sekolah yang berlokasi di wilayah Bima Kota.

Bripka Zainal Abidin, terkena luka tembak di bahu sebelah kanan. Sedangkan Bripka Abdul Gafur ditembak dari arah depan hingga proyektilnya bersarang di tulang panggul sebelah kanan.

Namun proyektil yang bersarang di tubuh korban sudah berhasil diangkat dan Polda NTB telah mengirim barang bukti tersebut ke Laboratorium Forensik (Labfor) Polri Cabang Denpasar untuk diteliti kembali.

Terkait dengan pelaku, pihaknya terus melakukan koordinasi dengan Detasemen Khusus 88/Antiteror untuk menyelidiki keberadaannya.[tar]
#Penembakan #AnggotaPolri
BERITA TERKAIT
Golkar: Praperadilan Kado untuk Novanto
Peluang Novanto di Praperadilan Sama
Kata Polisi Soal Warga yang Mengungsi di Timika
Polisi Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Poniran
DPD Golkar Minta DPP Duduk Bersama Bahas Munaslub
(Kasus Heli AW101) Pemanggilan Eks KSAU Agus Dinilai Tak Tepat
RI Berperan Redam Konflik di Laut Cina Selatan

ke atas