NASIONAL

Kamis, 14 September 2017 | 18:15 WIB

Ansufri Minta Polisi Tangguhkan Asma Dewi

Ansufri Minta Polisi Tangguhkan Asma Dewi
Ketua Presidium Tamasya Al-Maidah 51, Ansufri Idrus Sambo
INILAHCOM, Jakarta - Ketua Presidium Tamasya Al-Maidah 51, Ansufri Idrus Sambo akan meminta pihak kepolisian untuk menangguhkan penahanan tersangka kasus ujaran kebencian, Asma Dewi.

"Kami meminta ke polisi untuk menangguhkan penahanan Ibu Asma Dewi karena beliau adalah seorang ibu rumah tangga biasa," kata Ansufri di Jakarta, Kamis (14/9/2017).

Pihaknya pun menjamin bahwa Asma Dewi akan bersikap kooperatif dan tidak akan melarikan diri.

"Kami jamin yang bersangkutan tidak akan melarikan diri," katanya.


Menurut dia, Asma Dewi memang aktif mengikuti sejumlah Aksi Bela Islam. "Kami sering bertemu dalam aksi-aksi bela Islam. Pada waktu kami membentuk Tamasya Al Maidah, dia ikut aktif membantu bersama dengan Alumni 212 lainnya," katanya.

Ansufri menegaskan bahwa Asma Dewi bukan pengurus inti dari Tamasya Al Maidah, melainkan hanya anggota saja.

"Tamasya Al Maidah 51, koordinator dan ketuanya adalah Ustad Ansufri Idrus Sambo, Sekretarisnya Ustad Hasri Harahap dan Ketua Penasehatnya Pak Amien Rais, tidak ada jabatan lainnya. Jadi tidak benar pernyataan bahwa Ibu Asma koordinator atau bendahara Tamasya Al Maidah," katanya.

Sebelumnya, penyidik Bareskrim menangkap seorang ibu rumah tangga bernama Asma Dewi (52 tahun) di kediaman kakaknya di Kompleks Polri Ampera Raya, Jakarta Selatan pada Jumat (8/9).

Asma ditangkap karena diduga telah menyebarkan ujaran kebencian bernuansa SARA melalui jejaring sosial Facebook. Kini, Asma mendekam di Rutan Polda Metro Jaya.[tar]
#Saracen #UjaranKebencian #AsmaDewi
BERITA TERKAIT
(Pidato Berbau SARA) Polri Setop Kasus Viktor Laiskodat, Ini Alasannya
Golkar: Praperadilan Kado untuk Novanto
Peluang Novanto di Praperadilan Sama
Kata Polisi Soal Warga yang Mengungsi di Timika
Polisi Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Poniran
DPD Golkar Minta DPP Duduk Bersama Bahas Munaslub
(Kasus Heli AW101) Pemanggilan Eks KSAU Agus Dinilai Tak Tepat

ke atas