NASIONAL

Minggu, 24 September 2017 | 11:16 WIB

Divonis 13 Tahun, Keluarga FA Legowo

Divonis 13 Tahun, Keluarga FA Legowo
Abdul Latief Amin Imron (Foto: Istimewa)


INILAHCOM, Jakarta - Setelah Mahkamah Agung (MA) menjatuhkan hukuman 13 tahun penjara atau dua tahun di bawah tuntutan KPK, mantan Bupati Bangkalan 2003-2013, Fuad Amin menerima dengan legowo.

"Ya, kami sekeluarga menerima putusan MA dengan lapang dada dan legowo. Sebagai warga negara yang baik, beliau sekarang menjalani kehidupan di lembaga pemasyarakatan sukamiskin. Semoga dengan putusan hukum ini menjadikan beliau lebih meningkatkan amal ibadahnya," kata Abdul Latief Amin Imron, adik kandung Fuad Amin kepada wartawan, Minggu (24/9/2017).


Latief pun meminta kepada semua pihak, bahwa keputusan hukum yang menyangkut Fuad Amin sudah final dan bisa dijalaninya dengan sikap legowo dengan tunduk pada aturan hukum yang berlaku. "Sehingga tak perlu lagi mengutak-atik bahkan mendramatisir kasusnya untuk kepentingan Pilbup Bangkalan 2018 nanti," ujarnya.

Meskipun tersangkut kasus hukum lanjut Latief, Fuad sudah terlanjut menjadi tokoh kharsimatik di Madura. Fuad merupakan cucu Ulama besar Madura, KH. Muhammad Khalil Bangkalan atau yang akrab disapa warga Madura sebagai Syaichona Cholil.

"Rata-rata yang berkunjung ke lapas sukamiskin antara 200-400 orang Madura setiap bulannya, sambil membawakan masakan khas Madura kesukaannya seperti bebek sinjay bangkalan dan soto madura. Ini membuktikan bahwa sosok beliau memang dicintai masyarakat Bangkalan sebagai pengayom," tandas Latief. [fad]
#FA
BERITA TERKAIT
Hilang 4 Hari, Bocah SD Ternyata Tewas Dibunuh
Keputusan Golkar Dukung Ali Mazi Sudah Final
'Keganasan' Gerbong Commuter Line Khusus Wanita
Dirugikan, Rhoma Irama Akan Gugat KPU ke PTUN
44 Warga Ngawi Keracunan Jajanan Hajatan
Konsultasi ke Bawaslu, Idaman Keluhkan Sipol KPU
Tanggul Sungai Kaliasem Jebol Ancam Pemukiman

ke atas