DUNIA

Senin, 02 Oktober 2017 | 16:20 WIB

ISIS Klaim Penikaman di Prancis

binar mp
ISIS Klaim Penikaman di Prancis
(Foto: businessinsider)
INILAHCOM, Marseille - Kelompok militan ISIS mengaku bertanggung jawab atas serangan di stasiun kereta api di Marseille, Perancis, hari Minggu (1/10/2017), melalui kantor berita resminya.

Insiden penikaman itu menyebabkan sedikitnya dua orangperempuan tewas ditikam.

Menurut sebuah laporan, seorang laki-laki, seraya berteriak "Allahu Akbar," menikam kedua perempuan itu sebelum tentara Perancis menembaknya.

Polisi menutup stasiun itu dan Menteri Dalam Negeri Perancis Gerard Collomb segera datang ke Marseille.


Jaksa Perancis melakukan penyelidikan kontraterorisme, tetapi Collomb belum secara resmi menyatakannya sebagai serangan teror.

Tayangan video milik polisi dikatakan menunjukkan tersangka menikam seorang perempuan, menghilang, dan kembali muncul beberapa saat kemudian untuk menyerang korban kedua. Ia berlari ke arah tentara yang melepas tembakan dan membunuhnya. Identitas penyerang dan kedua korban belum diungkap.

Presiden Perancis Emmanuel Macron dalam cuitannya di Twitter menyatakan "sangat marah" akan serangan yang dinilainya "biadab" itu sementara memuji respon cepat tetapi tenang tentara.

Perancis memberlakukan keadaan darurat sejak November 2015 setelah ekstremis Muslim menyerang gedung konser di Paris dan beberapa bar.
#isis #prancis
BERITA TERKAIT
ISIS Sudah Terusir dari Tanah Irak
Puluhan Ribu Tentara Asing Masih Berada di Suriah
Bom Bunuh Diri, 15 Calon Polisi Tewas
Pacquiao Naik Pangkat Jadi Kolonel
Militer Israel Tutup Jalu Gaza
Tentara Jerman Berencana Serang Politikus
Umat Kristen, Muslim & Yahudi di Jerusalem Bersatu

ke atas