MOZAIK

Jumat, 06 Oktober 2017 | 01:11 WIB

Menjauhi Sifat Toma

KH Abdullah Gymnastiar
Menjauhi Sifat Toma
(Foto: Ilustrasi)
ALHAMDULILLAH. Segala puji hanya milik Allah Swt. Dialah Dzat Yang Maha Memberi Rezeki kepada seluruh makhluk-Nya dengan sempurna. Sholawat dan salam semoga selalu tercurah kepada baginda nabi Muhammad Saw.

Saudaraku, Islam mengajarkan bahwa tangan di atas lebih baik daripada tangan di bawah. Maka, sebisa mungkin upayakan untuk tidak meminta-minta kepada orang lain. Pantang berharap orang lain berbelas kasihan kepada kita. Sikap yang begini disebut dengan Toma.

Allah Swt. berfirman,(Berinfaqlah) kepada orang-orang fakir yang terikat (oleh jihad) di jalan Allah; mereka tidak dapat (berusaha) di bumi; orang yang tidak tahu menyangka mereka orang kaya karena memelihara diri dari minta-minta. Kamu kenal mereka dengan melihat sifat-sifatnya, mereka tidak meminta kepada orang secara mendesak. Dan apa saja harta yang baik yang kamu nafkahkan (di jalan Allah), maka sesungguhnya Allah Maha Mengatahui.(QS. Al Baqoroh [2] : 273)


Sehebat apapun kita, jika tangan kita sudah di bawah, maka akan turun kehormatan kita. Semakin sering kita meminta-minta, akan semakin turun pula kehormatan kita. Meskipun seseorang punya jabatan tinggi, tapi kerjaannya meminta-minta jatah uang yang bukan haknya, maka jabatan tinggi itu sia-sia saja karena kehormatannya sangat rendah. Tidak ada ceritanya peminta-peminta itu berwibawa.

Jauhilah sikap Toma, berharap-harap diberi oleh orang lain. Jagalah kehormatan diri. Milikilah semangat untuk bisa memberi pada orang lain. Dan, cukupkanlah diri dengan ikhtiar dan tawakal kepada Allah Swt. Rosululloh Saw. bersabda,Siapa merasa cukup, Allah mencukupkannya. Siapa memelihara diri (dari meminta-minta), maka Allah pun memeliharanya.(HR. Bukhori, Muslim, Ahmad)

Semoga kita termasuk hamba-hamba Allah yang terjaga kehormatannya, jauh dari sikap Toma.Aamiin yaa Robbal aalamiin.[]
#InilahKehidupan #TausyiahKehidupan #AaGym
BERITA TERKAIT
Jangan Sibuk dengan Penilaian Makhluk
Dzikir dan Akhlak Mulia
Tiada Terlambat untuk Belajar
Kemampuan Memilih
Rasa Bersaudara
Bertambah karena Syukur
Jadilah Bagian dari Dakwah

ke atas