MOZAIK

Sabtu, 07 Oktober 2017 | 21:00 WIB
(Syair)

KH A Mustofa Bisri: Gandrung

KH A Mustofa Bisri: Gandrung
KH Ahmad Mustofa Bisri (Gus Mus) (Foto: Riset)


o, damaiku, o resahku
o teduhku, o terikku
o gelisahku, o tentramku
o, penghiburku, o fitnahku
o harapanku, o cemasku
o tiraniku,



selama ini
aku telah menghabiskan umurku
untuk entah apa. di manakah
kau ketika itu, o, kekasih?
mengapa kau tunggu hingga
aku lelah
tak sanggup lagi
lebih keras mengetuk pintumu
menanggung maha cintamu?


benarkah
kau datang kepadaku
o, rinduku,
benarkah?
#GusMus #Syair #Puisi #Indonesia
BERITA TERKAIT
(Syair) KH Mustofa Bisri: Dalam Kereta
(Syair) GusMus: Bagaimana Aku Menirumu, O Kekasihku
(Syair) KH A Mustofa Bisri: Negeriku
(Syair) KH Mustofa Bisri: Kalau Kau Sibuk Kapan Kau Sempat
(Syair) KH A Mustofa Bisri: Negeri Kekeluargaan
(Syair) KH A Mustofa Bisri: Gelisahku
(Syair) KH A Mustofa Bisri: Diterbangkan Takdir

ke atas