EKONOMI

Minggu, 08 Oktober 2017 | 04:29 WIB

Cadev September Cetak Rekor Anyar

M Fadil Djailani
Cadev September Cetak Rekor Anyar
(Foto: inilahcom)
INILAHCOM, Jakarta - Bank Indonesia (BI) mencatatkan cadangan devisa Indonesia sampai akhir September 2017 sebesar US$129,4 miliar. Angka ini tertinggi dalam sejarah.

"Catat cadangan devisa mencapai US$129,4 miliar, ini merupakan yang tertinggi," kata Gubernur BI Agus Martowardojo di Kantor Kemenko Bidang Perekonomian, Jakarta, seperti ditulis Sabtu (7/10/2017).

Agus menambahkan tebalnya cadangan devisa bermanfaat bagi BI dalam mengantisipasi risiko pembalikan modal asing. "Salah satu risikonya adalah kalau ada capital reversal (pembalikan modal asing)," kata Agus.

Pembalikan modal asing lanjut Agus sangat beresiko tinggi mengingat perekonomian Amerika Serikat (AS) mulai tumbuh sehingga membuka peluang bank sentral AS, The Federal Reserve (The Fed) untuk menaikkan suku bunganya, sehingga lebih menarik bagi investor.


Meski begitu Agus tetap yakin bahwa kondisi ekonomi dalam negeri akan sangat kuat, mengingat cadangan devisa negara yang terus meningkat.

"Baik itu dari sisi pertumbuhan ekonomi, inflasi, ataupun defisit transaksi berjalan (current account defisit/CAD)," katanya.

Mantan Menteri Keuangan ini memprediksi defisit transaksi berjalan hanya 1,9% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) tahun ini. Dengan kondisi tersebut, secara keseluruhan, Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) diproyeksikan surplus sebesar US$11 miliar.

Agus juga bilang cadev ini juga cukup untuk membiayai 8,9 bulan impor atau 8,6 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah.[ipe]
#CadanganDevisa #BankIndonesia #BI #AgusMarto
BERITA TERKAIT
Inilah Empat Tantangan Generasi Muda versi BI
EBT Butuh Investasi US$600 M hingga 2040
3 Kali BI Tahan Suku Bunga 4,25%, Ini Dalihnya
Poles Kualitas Layanan, PLN Solo Punya Pasopati
Stok dan Harga Pangan Maluku Aman Terkendali
Harap Sabar, KA Bandara Yogya Baru Beroperasi 2020
Mahalnya Biaya 10 Destinasi Wisata Sekelas Bali

ke atas