NASIONAL

Senin, 09 Oktober 2017 | 17:27 WIB

Tito Sebut Jabar dan Papua Daerah Rawan Konflik

Tito Sebut Jabar dan Papua Daerah Rawan Konflik
Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian (Foto: inilahcom)
INILAHCOM, Semarang - Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian menyebut Jawa Barat dan Papua sebagai daerah yang harus diwaspadai karena dinilai rawan terjadi konflik dalam pelaksanaan Pilkada 2018.

"Pilkada nanti kami perkirakan yang agak rawan itu Jabar sebagai lumbung terbesar, kemudian Papua di daerah timur," kata Kapolri di sela-sela Apel Kasatwil 2017 di Akademi Kepolisian (Akpol), Semarang, Jawa Tengah, Senin (9/10/2017).

Selain dua daerah tersebut, Kalimantan Barat juga dinilai rawan konflik karena sensitif terhadap isu suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).

Polri berupaya meningkatkan koordinasi dengan sejumlah pihak yang berkepentingan untuk menjaga situasi keamanan nasional tetap kondusif menjelang dan selama rangkaian Pilkada 2018.


"Ini adalah saatnya pendekatan dengan semua stakeholder yang terkait dengan pilkada," kata Tito.

Terkait persiapan pengamanan Pilkada 2018, Polri menggelar Apel Kasatwil 2017 bertema "Polri yang Profesional, Modern, dan Tepercaya dalam Mengamankan Pilkada Serentak 2018". Acara ini juga membahas evaluasi kinerja internal publik.

Apel Kasatwil merupakan agenda tahunan Polri yang sebelumnya didahului Rapat Pimpinan Polri-TNI.

Apel Kasatwil 2017 yang diselenggarakan Akademi Kepolisian, Semarang pada 9 - 11 Oktober 2017 diikuti oleh 546 kasatwil yang terdiri dari 33 kapolda, 33 kepala biro operasional, dan 461 kapolres.[tar]
#Kapolri #TitoKarnavian
BERITA TERKAIT
Tujuh Menteri Terima Bintang Bhayangkara Utama
Kapolri Ajak Panglima Kerja Sama di Tahun Politik
(Jelang Natal dan Tahun Baru) Kapolri Nilai Distribusi Pangan Perlu Dijaga
Kapolri Terima Anugerah Kepolisian dari Malaysia
Polri Akui Sulit Tangkap 21 KKB yang Masih Buron
Kapolri akan Cek Kebenaran Tewasnya Bahrun Naim
Kapolri Pimpin Upacara HUT Korpolairud ke-67

ke atas