EKONOMI

Senin, 09 Oktober 2017 | 21:45 WIB

DJP Sebut 81 WNI Pemilik Dana Jumbo Stanchart

M Fadil Djailani
DJP Sebut 81 WNI Pemilik Dana Jumbo Stanchart
Direktur Jenderal Pajak Ken Dwijugiasteadi (Foto: inilahcom)


INILAHCOM, Jakarta - Ternyata, dana jumbo milik WNI yang ditransfer melalui Standard Chartered (Stanchard) Inggris senilai US$1,4 miliar, atau setara Rp18,9 triliun, milik 81 orang.

Direktur Jenderal Pajak Ken Dwijugiasteadi mengatakan pihaknya mengendus sekitar 81 WNI yang melakukan kegiatan tersebut. "Dalam data yang dimaksud terdapat 81 WNI dengan nilai data US$1,4 miliar," kata Ken di Kantornya, Senin malam (9/10/2017).

Ken membantah bahwa transfer dana super jumbo tersebut terkait untuk kepentingan militer. Diakui, DJP sudah mengendus kasus ini, sekitar dua bulan. Sebab masalah ini tidak terjadi baru-baru ini tapi sudah sejak dua bulan lalu.


"Pendalaman sejak 2 bulan lalu cocokkan dengan lapiran hartanya dan dari 81 tidak terdapat pejabat Polri, pejabat militer, pejabat negara dan pejabat institusi," katanya.

Mengutip Financial Times, staf Standard Chartered mengaku khawatir transfer yang dilakukan sejumlah nasabah Indonesia tersebut, karena dianggap memerlukan pemeriksaan lebih rinci karena berkaitan dana militer yang tidak sejalan dengan anggaran tahunan militer yang hanya puluhan ribu dolar.

Kasus ini pun menjadi pukulan berat bagi Chief Executive Officer Bill Winters yang memimpin bank asal Inggris tersebut sejak pertengahan 2015. Dalam dua tahun terakhir, Winters menghadapi berbagai problem, dari mulai kasus pelanggaran terhadap sanksi Amerika Serikat atas Iran, hingga tuduhan suap di Indonesia.[ipe]
#Pajak #DJP #PPATK #RTransferJumbo #Stanchart
BERITA TERKAIT
Ketika Darmin Kecewa Setoran Pajak Rendah
DJP Ingin Penyanderaan Sejumlah WP Nakal
Gaya Banyolan Bos Pajak di Kuliah Umum UI
6 Variabel Ini Harus Dipegang Teguh WP
Awas, Potensi Shortfall Tahun Ini Bisa Rp150
Pungutan Pajak E-Commerce, Kominfo Angkat Tangan
Reformasi Pajak Kok Belum Sentuh Daerah?

ke atas