EKONOMI

Selasa, 10 Oktober 2017 | 09:09 WIB

DJP Siap Kejar Setoran di Tiga Bulan Terakhir

DJP Siap Kejar Setoran di Tiga Bulan Terakhir
(Foto: Istimewa)
INILAHCOM, Jakarta - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan siap menggenjot penerimaan pajak 2017 yang tinggal tiga bulan lagi. Saat ini, setorannya baru mencapai 60% dari target.

"Memang tantangannya masih mengejar 40 persen lagi atau sekitar Rp500 triliun. Ya caranya kita optimalkan intensifikasi dan ekstensifikasi," kata Direktur Potensi, Kepatuhan, dan Penerimaan Pajak DJP, Yon Arsal di Jakarta, Senin (9/10/2017).

Yon menuturkan, dari sisi intensifikasi pihaknya akan menggali potensi Wajib Pajak (WP) yang sudah terdaftar berdasarkan data yang valid. Sedangkan dari ekstensifikasi, DJP akan terus mencari WP yang seharusnya terdaftar.

"Tinggal itu saja, termasuk di dalamnya tindaklanjut pasca Tax Amnesty. Semuanya terbungkus dalam itu, itu saja kita optimalkan," ujar Yon.


Sebelumnya, DJP mencatat realisasi penerimaan pajak mencapai Rp770,7 triliun. Atau setara 60% dari target penerimaan pajak 2017 Rp1.283,6 triliun. Total penerimaan DJP tersebut, termasuk PPh Migas, tumbuh minus 2,79% (year on year/yoy).

Pertumbuhan negatif penerimaan DJP itu lebih disebabkan adanya penerimaan yang tidak berulang, yaitu Uang Tebusan & PPh Final Revaluasi, dan beda waktu pencairan PBB & PPh Ditanggung Pemerintah (DTP) yang nilainya signifikan.

Pertumbuhan non PPh Migas di luar uang tebusan dan di luar seluruh penerimaan yg tidak berulang dan beda waktu tersebut sebesar 12,6%. Penerimaan DJP di luar PPh Migas sebesar Rp732,1 triliun, atau 59% dari target APBN-P 2017 dengan pertumbuhan minus 4,70% (yoy).

PPh Non Migas sendiri sebesar Rp 418 triliun atau 56,3 persen dari target APBN-P 2017 dengan pertumbuhan minus 12,32% (yoy). Sementara itu PPN dan PPnBM sebesar Rp307,3 triliun atau 64,6 persen dari target APBN-P 2017 dengan pertumbuhan 13,7% (yoy). [tar]
#Pajak #APBNP2017 #DJP
BERITA TERKAIT
Pajak Januari Naik, Robert Jamin Tak Ada Ijon
Sri Mulyani Kaji Penurunan Pajak Mobil Sedan
Pajak Bandara Soetta Jebolkan Dompet Bulan Depan
Pengamat: Target Pajak 2018 Berat Tetapi Bisa
3 Tahun Ekonomi Gagal, Tahun Politik Makin Berat
Pengemplang Pajak Bikin Kilang di Hutan Lindung
Agus Tak Tahu Ada Aturan Wajib Lapor Kartu Kredit

ke atas