PASAR MODAL

Selasa, 10 Oktober 2017 | 11:52 WIB
Highlight

Siapa Penguasa IHSG Saat Ini?

Wahid Ma'ruf
Siapa Penguasa IHSG Saat Ini?
(Foto: Inilahcom)
1 2 3 4


INILAHCOM, Jakarta - Saat ini IHSG belum juga mengalami penurunan signifikan, meskipun investor asing sudah melakukan aksi profit taking sejak bulan Mei lalu. Adalah sesuatu yang wajar jika investor mulai mempertanyakan akurasi dari analisa foreign flow untuk kondisi market saat ini.

Analis bursa saham dari Creative Trading System, Argha J Karo Karo melihat dalam sejarah pergerakan IHSG, tidak dapat dipungkiri kalau di masa lalu IHSG hanya bisa naik signifikan, kalau dana asing sedang masuk dalam jumlah besar ke bursa. Sebaliknya IHSG hanya akan turun signifikan kalau investor asing sedang melakukan aksi profit taking.

"Namun karena sampai saat ini IHSG belum juga mengalami penurunan signifikan, meskipun investor asing sudah melakukan aksi profit taking sejak bulan Mei lalu, maka adalah sesuatu yang wajar jika investor mulai mempertanyakan akurasi dari analisa foreign flow untuk kondisi market saat ini," katanya dalam ulasannyha di creativetradersystem.com, Senin (9/10/2017).


Tren tersebut terpantau sejak Indonesia meraih rating Rating Investment Grade. Mulai saat itu, investor asing tidak henti-hentinya melanjutkan aksi profit takingnya di BEI. Sejak tanggal 24 Mei lalu sampai penutupan hari Jumat pekan kemarin (6/10/2017) total dana asing yang keluar dari BEI sudah sebesar Rp22,4 triliun.

Namun berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, IHSG selalu jatuh ketika investor asing melakukan penjualan besar-besaran. Namun hal yang sama tidak/belum terjadi di tahun ini. Sejak dimulainya aksi jual asing di bulan Mei lalu sampai sekarang, IHSG hanya bergerak sideways di kisaran 5.750 5.900an. Walaupun IHSG, sambil sesekali berhasil mencetak record tertingginya sepanjang sejarah, sebelum akhirnya kembali terkoreksi seperti yang kembali terjadi pekan lalu.

"Karena itu dalam 2 bulan terakhir ini kami mendapat banyak pertanyaan mengenai kemungkinan adanya pergeseran kekuatan di bursa kita," katanya.

"Sebagai pihak yang memperkenalkan dan mempopulerkan Analisa Foreign Flow kepada publik yang juga memiliki pengalaman lebih dari 7 tahun mengamati pergerakan dana asing secara mendetail, kami memang merasa berkewajiban untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang muncul tersebut."
#IHSG #Dolar #Rupiah #ArghaJKaroKaro
BERITA TERKAIT
Wall Street Berada di Jalur Positif
Surplus Neraca Dagang Antar IHSG ke Rekor Baru
Optimisme atas RUU Pajak AS Lemahkan Rupiah
Bursa Asia Tertekan Pelemahan Wall Street
Bursa Saham Eropa Bergerak Melemah
IHSG Berbalik Positif 6 Poin ke 6.119
Deutshce Telecom Sepakat Beli Tele2

ke atas