DUNIA

Rabu, 11 Oktober 2017 | 15:33 WIB

Gedung Putih Minta Profesor Kritik Trump Diperiksa

Didi Prambadi
Gedung Putih Minta Profesor Kritik Trump Diperiksa
(Foto: istimewa)
INILAHCOM, Washington DC - Gedung Putih meminta University of Las Vegas untuk mengusut Tessa Winkelman, seorang asisten profesor yang mengkritik Presiden Donald Trump.

Situs Salon mengabarkan, permintaan itu diutarakan Huckabee Sanders, sekretaris pers Gedung Putih, Selasa (10/10/2017). Betapa menyedihkan melihat ia mengajari para mahasiswanya dengan retorika yang tak bertanggung jawab dan tidak akurat seperti itu, kata Sanders. Seharusnya dia malu dan pihak universitas perlu menyelidiki kasus ini. Sebuah contoh yang buruk bagi mahasiswanya, lanjut Sanders.

Rekaman kuliah Tessa Winkelman memang menunjukkan bahwa asisten profesor itu bernuansa retorika kekerasan. Begitu ia terpilih menjadi presiden, tiga semester lalu, saya menjelaskan kepada kalian bahwa kita tidak terpengaruh dengan kepemimpinannya. Tapi banyak yang lainnnya akan mati, kata Tessa. Warga lain akan mati gara-gara itu, lanjut asisten profesor itu.


Lebih lanjut Tessa menjelaskan bahwa Presiden Trump mengancam untuk melakukan kekrasan melawan Korut dan negara lain. Kata-kata yang dikeluarkan seseorang, terutama seorang presiden memiliki konsekuensi, kata Tessa. Bukannya meredam kekerasan seperti yang dilakukan presiden lain, ini malah menganjurkan dan mendorong untuk berbuat kekerasan, sambung Tessa.

Belakangan Tessa minta maaf lewat email dan dimuat di Review Journal, terbitan lokal Universitas Las Vegas. Saya menyesal ucapan menyebabkan warga Las Vegas makin pedih di saat-saat sulit (setelah peristiwa penembakan di Hotel Mandalay Bay).

Pihak Universitas Las Vegas mengeluarkan pernyataan resmi dan menyatakan komentar Tessa Winkelman dianggap tidak sensitif. Kami menghargai kebebasan berpendapat akademis di ruang kuliah dan hak kebebasan berbicara. Namun kami juga yakin bahwa komentar-komentar itu kami anggap kurang sensitif. Terutama diutarakan di saat-saat warga Las Vegas baru mengalami prahara, ujar Tony Allen seperti dikutip Review Journal. Meski begitu, pihak perguruan tinggi tidak akan menjatuhkan sanksi disipliner apapun kepada Tessa Winkelman.
#Trump #GedungPutih #TessaWinkelman
BERITA TERKAIT
Kisah Pemilik Truk Dengan Stiker Anti-Trump
Pentagon Keliru Kirim Twitter Minta Trump Lengser
Tak Ada Obrolan Soal HAM Antara Trump dan Duterte
Wikileaks Pernah Komunikasi dengan Trump Jr
Hari Ini, Putin dan Trump Bertemu di Vietnam
Trump dan Putin Dijadwalkan Bertemu di Vietnam
Trump dan Istri Kunjungi Kota Terlarang

ke atas