DUNIA

Rabu, 11 Oktober 2017 | 14:53 WIB

Turki Penjarakan Wartawan Wall Street Journal

Turki Penjarakan Wartawan Wall Street Journal
Ayla Albayrak, reporter Wall Street Journal (Foto: Son Dakika)
INILAHCOM, Ankara - Pengadilan Turki menjatuhkan hukuman 25 bulan penjara kepada seorang wartawan Wall Street Journal dalam sebuah pengadilan in absentia atas tuduhan melakukan propaganda untuk pemberontak Kurdi.

Ayla Albayrak, reporter Wall Street Journal berkewarganegaraan ganda, Turki dan Finlandia, dijatuhi hukuman atas laporan terkait bentrokan yang berlangsung pada 2015, antara pasukan keamanan Turki dan pemberontak dari Partai Pekerja Kurdistan (PKK) di Turki tenggara.

Albayrak, yang saat ini berada di AS, akan mengajukan banding terhadap keputusan tersebut, demikian laporan Wall Street Journal.


Keputusan pengadilan itu diberikan bertepatan dengan meningkatnya ketegangan antara Turki dan AS, setelah dua negara sekutu NATO tersebut masing-masing mulai menangguhkan layanan visa pada Minggu.

Kelompok hak asasi dan sekutu Barat Turki mengeluhkan memburuknya pembelaan terhadap hak asasi manusia di bawah kepemimpinan Presiden Recep Tayyip Erdogan, dan khawatir negara tersebut terjerumus pada pemusatan kekuasaan politik yang lebih besar.

Dalam sebuah tindakan keras keamanan sejak terjadinya percobaan kudeta gagal Juli 2016, pihak berwenang telah memenjarakan 50.000 orang yang saat ini tengah menunggu persidangan dan telah memberhentikan atau mencopot sekitar 150.000 orang dari pekerjaan mereka.

Sebagai bagian dari upaya pembersihan, sekitar 150 media telah ditutup dan sekitar 160 wartawan dipenjara, menurut Asosiasi Wartawan Turki.
#Turki #wartawan #WallStreetJournal #pengadilan
BERITA TERKAIT
Erdogan Dituduh Simpan Dana di Luar Negeri
Beijing Kirim Pesawat Tempur ke Perbatasan Taiwan
Rahul Gandhi Jadi Presiden Partai Kongres India
Arab Saudi Bakal Buka Gedung Bioskop Tahun Depan
Presiden Duterte Takut ISIS Balas Dendamu
PBB: Stop Kekerasan Terhadap Rohingya
Gara-gara Ulah Trump, New York Dibom

ke atas