PASAR MODAL

Kamis, 12 Oktober 2017 | 11:36 WIB

Ini Target Pinnacle Invesment Kelola ETF Syariah

Monica Wareza
Ini Target Pinnacle Invesment Kelola ETF Syariah
(Foto: istimewa)
INILAHCOM, Jakarta - PT Pinnacle Persada Investama atau Pinnacle Invesment memperluas platform reksadana berbasis Exchange Traded Fund (ETF) dengan meluncurkan SMART ETF keempat yang berbasis syariah, yaitu Pinnacle Enhanched Sharia ETF (XPES).

Presiden Direktur dan CEO Pinnacle Invesment, Guntur Putra mengatakan XPES adalah produk ETF keempat yang mereka luncurkan dan menjadi reksa dana berbasis syariah pertama di Indonesia yang menerapkan strategi Smart Beta.


XPES merupakan ETF ketiga yang kami luncurkan di tahun ini. Hal ini semakin menandakan komitmen kami untuk melanjutkan legacy dalam menerapkan inovasi dan teknologi di dalam proses investasi untuk memastikan produk investasi kami dapat diakses oleh seluruh investor dengan transparansi penuh secara efisien," kata Guntur di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (12/10/2017).



Menurut Guntur, seluruh produk SMART ETF didesain secara khusus untuk mendapatkan volatilitas yang lebih rendah dan imbal hasil dengan risiko yang sudah disesuaikan lebih tinggi untuk periode jangka panjang.


Sehingga nantinya hal ini akan akan memberikan kesempatan kepada investor untuk mendapatkan keuntungan kinerja investasi yang konsisten, likuid, transparan, dan terdiversifikasi sebagaimana yang ditawarkan melalui strategi SMART ETF dengan cara yang lebih mudah dan cost-effective.


Saat ini ada sudah ada sekitar 335 saham syariah yang tercatat pada Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI). Pada 30 Mei 2017 ada 20 saham syariah baru yang tercatat dan 18 saham yang keluar dari penghitungan ISSI. [hid]
#ETFSyariah #Exchang Trade Fund #YukNabungSaham
BERITA TERKAIT
BEI Miliki Kantor Perwakilan ke-29 di Banten
Buka Kantor Perwakilan, BEI Sasar Investor Mataram
Ini Langkah BEI Canangkan Masyarakat Nabung Saham
PT Sarana Menara Raih Kredit Bank DBS Rp350 M
Saudi Tahan Miliarder Palestina
Selama 2017, Pelanggan XL Naik hingga 7 Juta
(Geopolitik Yerusalem) Bukopin Hati-hati Kucurkan Kredit di 2018

ke atas