DUNIA

Kamis, 12 Oktober 2017 | 12:40 WIB

Rusia Sumbang Ribuan Senjata AK ke Filipina

Didi Prambadi
Rusia Sumbang Ribuan Senjata AK ke Filipina
(Foto: istimewa)
INILAHCOM, Manila - Pemerintah Rusia akan menyumbangkan 5 ribu senjata api kepada jajaran militer Filipina untuk menumpas kelompok militan pro ISIS.

Kantor berita Reuters mengabarkan, hal itu diungkapkan Presiden Filipina Rodrigo Duterte Rabu (11/10/2017). Kita bakal memiliki senjata Kalashnikov, kata Duterte dalam pidatonya kepada para tentara. Duterte menambahkan, sumbangan itu akan ditanda tangani bulan ini. Rusia ingin agar sumbangan ini dirahasiakan, tambah Duterte.

Hadiah ribuan senjata itu diberikan Pemerintah Moscow, menyusul donasi 6 ribu senjata laras panjang dan 100 senjata penembak jitu oleh China kepada Filipina. Sumbangan Beijing itu diberikan setelah Presiden Duterte menjalin kerjasama dengan kedua negara adidaya penghasil senjata dunia, yang menjadi saingan berat AS.


Menurut seorang pejabat tinggi kementerian pertahanan Filipina, senjata sumbangan Rusia itu akan tiba akhir bulan ini. Yakni, bersamaan dengan kunjungan Menteri Pertahanan Rusia menghadiri pertemuan regional di Filipina.

Selain ribuan senjata jenis Kalashnikov, Rusia juga akan mengirim jutaan amunisi dan peluru, serta puluhan truk militer. Lima kapal perang Rusia akan berkunjung ke Manila, untuk mengangkut bantuan senjata api itu. Empat di antaranya pernah mampir tahun lalu, dalam kunjungan terpisah, tutur pejabat tinggi itu.

Presiden Duterte juga menjelaskan, senjata api dibutuhkan untuk memerangi pengikut setia ISIS yang menancapkan kakinya di Mindanao, Selatan Filipina. Mereka tidak lenyap begitu saja, mereka diam-diam membentuk kelompok lagi di mana-mana, kata Duterte.

Sejauh ini belum terdengar tanggapan resmi dari Pemerintah Washington. Seperti diketahui, Filipina menjadi rekan sejati AS, sehingga pernah membangun dua pangkalan militer dan angkatan udara di Pantai Subic. Melalui perjanjian pertahanan bersama, AS memberikan latihan dan perlengkapan militer bernilai $ 1 miliar sejak tahun 2000.
#Rusia #Filipina #AK47
BERITA TERKAIT
Trump Jr Dituding Beri Keterangan Palsu di Kongres
Vladimir Putin Ikut Pilpres Rusia 2018
Mesir Jalin Kerjasama Militer dengan Rusia
Puluhan Ribu Tentara Asing Masih Berada di Suriah
Beijing Kirim Pesawat Tempur ke Perbatasan Taiwan
Rahul Gandhi Jadi Presiden Partai Kongres India
Arab Saudi Bakal Buka Gedung Bioskop Tahun Depan

ke atas