MOZAIK

Jumat, 13 Oktober 2017 | 00:03 WIB

Filsafat Matematika untuk Kehidupan yang Tertata

KH Ahmad Imam Mawardi
Filsafat Matematika untuk Kehidupan yang Tertata
(Foto: Ilustrasi)


PELAJARAN matematika seringkali dipandang hanya sebagai pelajaran angka-angka tanpa hubungan penting dengan kehidupan sosial yang lebih bertitiktekan pada masalah psikologis. Namun, sesungguhnya matematika mengajarkan lebih dari sekadar penjumlahan dan pengurangan serta perkalian dan pembagian yang nir makna sosial.

Lihatlah misalnya angka 0 yang jika dikalikan dengannya angka apapun maka nilainya akan menjadi 0. Bermakna bahwa jika hati kita benar-benar ikhlas, kosong dari motif, alias betul-betul tulus, maka tak akan ada yang mampu mengusik kita. Hati kita tetap saja damai, kosong dari kesedihan.


Lihat pula angka 1. Jika angka ini dikalikan dengan angka berapapun maka angka ini akan tetap memberikan angka yang sesuai dengan yang angka dikalikan dengannya. Jadilah bagai angka 1 yang memberikan pada setiap orang nilai yang sesuai dengan nilai sesungguhnya.

Kata para bijak: "Jika Anda memberi nilai seseorang dibawah nilai yang sesungguhnya, maka Anda adalah orang dzalim. Jika Anda memberikan nilai pada seseorang dengan nilai yang lebih tinggi dari yang sejatinya, maka Anda juga dzalim, dan jangan kaget kalau pada saatnya nanti Anda akan diinjak olehnya." Salam, AIM. [*]
#PencerahHati #Pencerah Hati #AhmadImamMawardi
BERITA TERKAIT
Bersepakat dalam Gelap
Orang Bakhil, Tak Disuka Allah, Dibenci Manusia
Hanyalah Amal Baik Yang Tersisa
Perbedaan 'Bicara Dengan' dan 'Bicara Tentang'
Teka-teki Bukan Silang, Ada Saling Silang Pendapat
Apa yang Anda Perebutkan?
Bersyukurlah Maka Nikmat akan Semakin Semarak

ke atas