NASIONAL

Kamis, 12 Oktober 2017 | 16:26 WIB

Kapolri: Menang atau Kalah, Semua Harus Terima

Muhamad Yusuf Agam
Kapolri: Menang atau Kalah, Semua Harus Terima
Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian (Foto: inilahcom)


INILAHCOM, Jakarta - Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian mengatakan pengamanan Pilkada Serentak 2018 sudah dibahas dalam Kasatwil di Akpol Semarang beberapa waktu lalu. Polri diminta Presiden harus netral dalam gelaran tersebut.

Ini perlu digaris bawahi bahwa Polri sesuai arahan Presiden harus netral dalam gelaran Pilkada serentak 2018, kata Tito kepada Wartawan di gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (12/10/2017).

Tito mengatakan, pengamanan Pilkada Serentak 2018 mendatang harus didukung oleh intansi terkait, salah satunya, bekerja sama dengam KPU sebagai penyelenggara.


Tentu dalam pengamanan Pilkada 2018 ini Polri harus dibantu dengan penyelenggara yakni KPU. Saya sudah perintahkan jajaran untuk berkoordinasi dengan KPU sedini mungkin, kata Tito.

Selain itu, Tito juga ingin membangun hubungan yang baik dengan parpol terkait yang maju dalam gelaran Pilkada. Karena dalam gelaran seperti Pilkada ini menag atau kalah haruslah diterima.

Kita juga akan membangun hubungan dengan Partai Politik yang mengusung paslonnya. Karena kontestansi ini kan pasti ada menang ada kalah. Ini harus diberi pengertian supaya para pendukungnya juga bisa menerima, ucapnya.[jat]
#Kapolri #TitoKarnavian
BERITA TERKAIT
Kapolri: Kapolsek Ikut Korupsi Dana Desa, Pecat!
Kapolri Jelaskan Tugas Detail Densus Tipikor
Polri Ingin Kerja Sama dengan KPK Usut Kasus Novel
Kapolri Akui Merasakan Kebatinan Warga Tolikara
Tito Minta Anggotanya Mundur Jika Maju di Pilkada
Kapolri: Menang atau Kalah, Semua Harus Terima
Kata Tito Soal Permintaan DPR untuk Jemput Paksa

ke atas