EKONOMI

Kamis, 12 Oktober 2017 | 16:36 WIB

Kepala BKP: Kebijakan Pangan agar Petani Sejahtera

Kepala BKP: Kebijakan Pangan agar Petani Sejahtera
Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Agung Hendriadi. (Foto: inilahcom/Dok)


INILAHCOM, Bogor - Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Agung Hendriadi mengatakan, pembangunan pertanian tidak hanya untuk mencukupi ketersediaan pangan di dalam negeri, tetapi juga bagaimana meningkatkan kesejahteraan petani.

Pembangunan ketahanan pangan dan pengaturan kebijakan pangan yang dikeluarkan pemerintah adalah untuk mensejahterakan petani dan mewujudkan kedaulatanan pangan, ujar Agung Hendriadi, pada 1st International Conference on Applied Science for Energy and Food Sovereignty di IPB ICC Bogor, Kamis (12/10/2017).

Agung memaparkan, terwujudnya ketahanan pangan berlandaskan kedaulatan dan kemandirian pangan merupakan visi dari BKP Kementerian Pertanian yang harus diwujudkan, Peningkatan kedaulatan pangan merupakan salah satu point dari agenda ke 7 Nawa Cita Pemerintahan Jokowi-JK, ungkap Agung.

Dalam acara yang dihadari wakil-wakil dari 40 Perguruan Tinggi se Indonesia itu, Kepala BKP juga memaparkan berbagai tujuan pembangunan pertanian seperti upaya meningkatkan ketersediaan dan diversifikasi pangan, peningkatan daya saing produk pertanian, meningkatkan ketersediaan bahan baku bioindustri dan bioenergi dan meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani.


Strategi Kementan untuk mencapai pembangunan pertanian dan ketahanan pangan nasional adalah melalui berbagai terobosan, di antaranya pengadaan alat dan mesin pertanian 180 ribu unit, rehabilitasi jaringan irigasi seluas 3,05 juta ha, peningkatan indeks pertanaman, hingga asuransi pertanian (675 ribu ha).

Terobosan lainnya adalah pembangunan lumbung pangan perbatasan, integrasi jagung dan sawit, peningkatan produksi daging melalui SIWAB (semua betina wajib bunting), pembangunan 3.771 unit embung/long storage/dam parit, pengadaan benih ungul untuk padi, jagung, kedelai, cabai, bawang dan lainnya, pengendalian impor pangan strategis dan stabilitasi harga pangan melalui TTI (Toko Tani Indonesia).

Melalui berbagai terobosan tersebut, pembanguan pertanian dan ketahanan pangan sudah memberikan hasil positif. sehingga sangat penting sebagai modal dasar untuk mencapai Indonesia sebagai Lumbung Pangan Dunia tahun 2045.

Untuk itu, saya mengajak para mahasiswa dan generasi muda untuk mau menekuni dan terjun di bidang pertanian, kata Agung. Jadilah petani yang keren dan kaya melalui pertanian modern, tambah Agung, memotivasi para mahasiswa. [*]
#BKP #Kementan #Petani
BERITA TERKAIT
Ulus Pirmawan, Pemasok TTI Raih Penghargaan FAO
Kapal CN1, Solusi Tata Niaga Ternak Nasional
Menpan RB Kunjungi Pengembalaan di Padang Mangatas
Teknologi Satelit Percepat Swasembada Pangan
Kementan: Harga Pangan Relatif Stabil Oktober
BKP: Toko Tani Indonesia Capai 2.849 Unit
HPS Ke-37, Momentum Anak Muda Bangun Pertanian

ke atas