NASIONAL

Kamis, 12 Oktober 2017 | 18:12 WIB

Tito Minta Anggotanya Mundur Jika Maju di Pilkada

Muhamad Yusuf Agam
Tito Minta Anggotanya Mundur Jika Maju di Pilkada
Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian (Foto: inilahcom)
INILAHCOM, Jakarta - Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian meminta kepada anggotanya yang akan maju Pilkada untuk seger mundur dari kepolisian. Hal ini untuk menghindari Konflik Interest sebagai anggota Polri.

"Saya berharap supaya tidak ada conflict of interest sebagai anggota Polri, kalau memang sudah yakin mau maju lebih baik mengundurkan diri," kata Tito kepada wartawan di gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (12/10/2017).

Tito mengatakan tahapan dalam penetapan pasangan calon di Pilkada akan dimulai pada Februari 2018 mendatang. Sehingga sebelum tanggal itu, anggota yang ingin maju Pilkada masih bisa berkair di kepolisian.


"Tahapannya itu penetapan pasangan calob bulan Februari awal. Sebelum Februari awal mereka masih boleh jadi anggota polisi," katanya.

Tito mengetahui beberapa anggota Polri yang akan maju dalam gelaran Pilkada serentak 2018 mendatang. Sehingga dia memberi saran, agar sesegera mungkin mundur jika sudah mantap untuk terjun ke politik.

"Yang saya tahu baru Danko Brimob yang akan mencalonkan Gubernur Maluku. Sementara Kapolda Sumut yang untuk Papua dia tidak mau, dia telah memutuskan tidak mau. Nah tapi kalau seandainya memang yakin mau maju, nggak ada salahnya untuk as soon as possible selesai secepat mungkin sudah yakin, ya mundur saja," ujarnya.[jat]
#Kapolri #TitoKarnavian
BERITA TERKAIT
Tujuh Menteri Terima Bintang Bhayangkara Utama
Kapolri Ajak Panglima Kerja Sama di Tahun Politik
(Jelang Natal dan Tahun Baru) Kapolri Nilai Distribusi Pangan Perlu Dijaga
Kapolri Terima Anugerah Kepolisian dari Malaysia
Polri Akui Sulit Tangkap 21 KKB yang Masih Buron
Kapolri akan Cek Kebenaran Tewasnya Bahrun Naim
Kapolri Pimpin Upacara HUT Korpolairud ke-67

ke atas