NASIONAL

Kamis, 12 Oktober 2017 | 19:33 WIB

Kasus Zulkarnain, KPK Cium Praktik Pinjam Bendera

Ivan Setyadi
Kasus Zulkarnain, KPK Cium Praktik Pinjam Bendera
Jubir KPK, Febri Diansyah (Foto: inilahcom)
INILAHCOM, Jakarta - Bupati Batubara, OK Arya Zulkarnaen diduga melakukan praktik curang untuk bisa menggarap proyek pengadaan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Batubara.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencium indikasi adanya aliran dana kepada OK Arya.

"Diduga ada praktek 'pinjam bendera' sejumlah perusahaan dalam proses pengadaan dengan indikasi aliran dana pada tersangka," kata Jubir KPK, Febri Diansyah di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (12/10).

Namun, Febri belum merinci perusahaan-perusahaan yang diduga terlibat dalam praktek ini.


Febri mengatakan, KPK saat ini sedang mendalami alur dan transaksi keuangan yang diperoleh OK Arya terkait proyek-proyek pengadaan di Kabupaten Batubara.

"Didalami alur dan transaksi keuangan yang mengalir pada tersangka," katanya.

Untuk mendalami hal ini, tim penyidik memeriksa 14 orang saksi di Mako Brimob Polda Sumatera Utara, Kamis (12/10/2017). Para saksi ini terdiri dari unsur swasta dan PNS Pemkab Batubara.

"14 orang saksi dari unsur swasta sejumlah perusahaan dan PNS di bagian pengadaan di Pemkab Batubata. Selama empat hari melakukan pemeriksaan di Mako Brimob Polda Sumut telah diperiksa sekitar 40 orang saksi," tandasnya.[ris]
#KPK
BERITA TERKAIT
Novel Kembali, Penegakan Hukum Masih Menghilang
Novel Baswedan Pulang, Disambut Tagar Sebelah Mata
KPK: Novel Sering Jadi Objek Penyerangan
Panggung dan Spanduk Sambut Novel di Gedung KPK
Perwakilan Pimpinan KPK Jemput Novel di Bandara
(Kasus e-KTP) KPK Cermati Nyanyian Nazar Soal Ketua Fraksi
Dokter yang Tangani Novanto Segera Disidang

ke atas