NASIONAL

Kamis, 12 Oktober 2017 | 22:03 WIB

Kapolri Jelaskan Tugas Detail Densus Tipikor

Muhamad Yusuf Agam
Kapolri Jelaskan Tugas Detail Densus Tipikor
Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian (Foto: inilahcom)
INILAHCOM, Jakarta - Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian menegaskan pembentukan Densus Tipikor tidak akan tumpang tindih dengan KPK.

"Tugas penanganan polisi ini sangat luas sekali. Liat itu, penangkapan apa, ada hakim, ketua wilayah, banyak sekali. Birokrat ini jumlahnya ratusan ribu ya, jutaan malah. Jutaan birokrat kemudian yang terkait dengan birokrat juga, memberikan gratifikasi, memberikan suap, itu juga jutaan. Ada yang pengusaha ada yang masyarakat umum ll," kata Tito di gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis(12/10/2017).

Menurut Tito, Densus Tipikor dibentuk untuk membantu KPK. Hal ini disebabkan karena jumlah pegawai KPK yang kurang lebih 1000 orang dianggap butuh bantuan dalam menangani kasus korupsi di Indonesia yang cukup banyak.

"Persoalannya mampu nggak ditangani oleh teman teman KPK yang jumlahnya 1000 orang? Saya berpendapat dengan adanya Densus ini teman teman KPK bisa fokus ke masalah yang besar sedangkan densus bisa fokus kepada wilayah-wilayah, sampai ke desa," ujar Tito.


Tito menambahkan dengan jumlah personel Densus Tipikor tiga kali lipat dari personel KPK yakni mencapai 3.560. Dia pun berharap bisa membagi tugas penangan perkara dengan KPK.

"Densus ini kan bisa yang besar bisa yang kecil karena kan jaringannya jumlahnya lebih banyak hampir 3560 jadi lebih masif penindakannya, kolaborasi semua pihak termasuk kejaksaan. Jangan dianggap kompetitor lah," jelas Tito.

Namun Tito menyerahkan sepenuhnya kepada pimpinan DPR sebagai mitra dari Polri menilai pembentukan Densus Tipikor ini seperti apa. Sebab Polri hanya berusaha membantu dalam penanganan pemberantasan korupsi.

"Itu terserah daripada pimpinan, terserah daripada DPR, terserah daripada pembentuk UU. Prinsip kami dengan adanya densus penanganan kasus korupsi di Indonesia akan lebih masif," jelas Tito. [jat]
#Kapolri #TitoKarnavian
BERITA TERKAIT
Tujuh Menteri Terima Bintang Bhayangkara Utama
Kapolri Ajak Panglima Kerja Sama di Tahun Politik
(Jelang Natal dan Tahun Baru) Kapolri Nilai Distribusi Pangan Perlu Dijaga
Kapolri Terima Anugerah Kepolisian dari Malaysia
Polri Akui Sulit Tangkap 21 KKB yang Masih Buron
Kapolri akan Cek Kebenaran Tewasnya Bahrun Naim
Kapolri Pimpin Upacara HUT Korpolairud ke-67

ke atas