BOLA

Jumat, 13 Oktober 2017 | 05:02 WIB

Ketum PSSI Berduka dan Sesali Kerusuhan Suporter

Reza Adi Surya
Ketum PSSI Berduka dan Sesali Kerusuhan Suporter
Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi (Foto: Istimewa)


INILAHCOM, Jakarta - Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi turut berduka cita sekaligus menyesalkan insiden kerusuhan yang menewaskan suporter Persita, Banu Rusman, usai laga PSMS melawan Persita di babak 16 besar Liga 2, Rabu (11/10/2017).

Edy menegaskan akan mencari tahu penyebab kerusuhan usai laga PSMS melawan Persita, karena pertandingan sendiri berjalan kondusif selama 90 menit. PSMS memenangkan laga dengan skor 1-0. Menurut Edy, sepak bola seharusnya menjadi hiburan, bukan kerusuhan.

"Kami sangat prihatin dan menyayangkan peristiwa ini. Kami juga ikut berduka dan menyampaikan rasa simpati kami untuk keluarga korban," ujar Edy.


Kerusuhan diawali suporter Persita yang tak puas dengan hasil pertandingan. Mereka masuk ke lapangan, melempar botol dan batu ke arah pendukung PSMS yang kebanyakan TNI. Suporter PSMS pun melakukan aksi balasan, masuk ke lapangan, dan memukuli pendukung Persita.

Edy menyatakan, untuk sementara tidak akan mengizinkan suporter dari prajurit untuk masuk ke dalam stadion.

"Saya akan cari tahu apa sebabnya. Karena yang saya tahu sementara ini, sebelum kerusuhan suporter yang di sana melempari suporter prajurit. 15 prajurit kepalanya bocor-bocor," tambahnya.

"Kalau ada prajurit terbukti terlibat dan bersalah, maka akan diberikan hukuman sesuai dengan aturan hukum," tandasnya.
#PSMS #Persita #SuporterTewas
BERITA TERKAIT
11 Oktober 2017, Sejarah Buruk bagi Persita
Tanggapan Ketua Viola Soal Anggotanya yang Tewas
Menpora Minta Kematian Suporter Diusut Tuntas
Suporter Tewas Lagi, Ini Tanggapan PSSI
Rusuh di Laga PSMS vs Persita Telan Korban Jiwa
PSMS Medan Siap Jinakkan Persita
Legenda MU: Tak Pantas Klopp Salahkan Lovren

ke atas