NASIONAL

Jumat, 13 Oktober 2017 | 10:55 WIB

KPK Periksa Menhub Budi Karya Terkait Suap

Indra Hendriana
KPK Periksa Menhub Budi Karya Terkait Suap
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (Foto: inilahcom)
INILAHCOM, Jakarta - KPK memanggil Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi terkait penyidikan kasus dugaan suap dan gratifikasi yang saat ini tengah menjerat Direktur Jenderal Perhubungan Laut nonaktif Antonius Tonny Budiono.

Jubir KPK Febri Diansyah mengatakan, Budi Karya akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Komisaris PT Adhiguna Keruktama, Adiputra Kurniawan. "Dia akan diperiksa sebagai saksi, kata Febri saat dikonfirmasi, Jakarta, Jumat (13/10/2017).

Dalam penyidikan kasus ini, Budi Karya baru pertama kali dipanggil oleh KPK. Budi Karya dipanggil karena diduga mengetahui, melihat, mendengar atau ikut merasakan perbuatan Tonny yang disinyalir menerima suap dan gratifikasi yang totalnya mencapai Rp20 miliar.

Bersama Budi Karya, penyidik KPK juga bakal memeriksa Kepala Seksi Promosi Direktorat Pembinaan Keselamatan Ditjen Perhubungan Darat Sapril Imanuel Ginting, pihak swasta Komang Suyawati dan Oscar Budiono BSC.


"Mereka diperiksa sebagai saksi untuk tersangka APK," ujarnya.

Kemudian, penyidik juga memanggil Adiputra selaku tersangka pemberi suap kepada Tonny. Adiputra diduga memberikan uang sebesar Rp1,174 miliar ke Tonny untuk proyek di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah.

Dalam kasus suap ini, Tonny dan Adiputra ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap dan gratifikasi. Tonny diduga menerima gratifikasi dan suap yang totalnya mencapai Rp20 miliar.

Uang tersebut disita KPK saat penangkapan Tonny. Uang sebesar Rp18,9 miliar disimpan dalam 33 tas ransel, sementara sekitar Rp1,174 miliar disita dari rekening Bank Mandiri.

Uang sebesar Rp1,174 miliar diduga sebagai suap yang diberikan Adiputra untuk mendapatkan proyek di Pelabuhan Tanjung Emas itu. [rok]
#KPK
BERITA TERKAIT
Anies Harus Ambil Langkah Konkret di Sumber Waras
(Kasus Lahan RS Sumber Waras) Anies Didesak Jalankan Rekomendasi BPK
Ratusan Orang Telepon Polisi Soal Penyiram Novel
Anies Sudah Terima Kabar Bakal Diperiksa KPK
Novanto Tunjukkan Sikap Ksatria Di Akhir
Dave: Golkar Jadi Sasaran Tembak KPK
Mega Minta Jokowi Sisihkan 5% APBN untuk Riset

ke atas