PASAR MODAL

Jumat, 13 Oktober 2017 | 16:43 WIB

Saham Sydney di Tertinggi 4 Bulan

Saham Sydney di Tertinggi 4 Bulan
(Foto: inilahcom)


INILAHCOM, Sydney-Pasar saham Australia berakhir naik mencapai tingkat tertinggi empat bulan pada Jumat (13/10/2017), karena data perdagangan kuat Tiongkok memacu para investor melakukan aksi beli.

Indeks acuan S&P/ASX 200 naik 19,70 poin atau 0,34 persen menjadi ditutup pada 5.814,20 poin, sementara indeks All Ordinaries yang lebih luas naik 20,60 poin atau 0,35 persen menjadi berakhir di 5.884,70 poin.

"Kenaikan lain pada harga baja dan bijih besi sore ini setelah data perdagangan positif Tiongkok, mendukung saham-saham pertambangan dan indeks Australia secara lebih umum," kata kepala analis pasar CMC, Ric Spooner.

"Saya pikir pembeli telah melihat nilai di pasar Australia yang cenderung mengalami perubahan dalam beberapa bulan terakhir." Saham sektor telekomunikasi dan utilitas adalah pemain terkuat, bersama dengan perawatan kesehatan, namun saham infotech menyeret indeks.


Di sektor keuangan, bank-bank besar Australia menguat dengan Commonwealth Bank naik 0,33 persen, Westpac Bank menguat 0,52 persen, National Australia Bank bertambah 0,34 persen dan ANZ naik 0,07 persen.

Saham-saham pertambangan menguat dengan BHP naik 0,57 persen, Rio Tinto bertambah 0,59 persen, Fortescue Metals menguat 0,41 persen dan Newcrest Mining meningkat 0,28 persen.

Produsen minyak dan gas juga membuat kenaikan, dengan Woodside Petroleum menguat 0,31 persen, Santos bertambah 0,48 persen dan Oil Search meningkat 0,28 persen.

Jaringan supermarket terbesar di Australia menguat, dengan Wesfarmers naik 0,74 persen dan Woolworths meningkat 0,52 persen.

Sementara raksasa telekomunikasi Telstra meningkat 0,86 persen, maskapai nasional Qantas terangkat 0,32 persen dan perusahaan biomedis CSL melemah 0,24 persen. [tar]
#BursaSaham #Australia #Sydney
BERITA TERKAIT
Inilah Sentimen di Pasar Minyak Mentah
Dolar Naik Seiring Data Ekonomi AS
Dow Jones Coba Tembus Level 23.000 di Wall Street
Raksasa Jepang Siap Suntik Uber US$1,25 M
Dua Sesi Beruntun, Bursa Saham KOSPI Gaet Rekor
Sudah 11 Hari Bursa Nikkei di Zona Hijau
Saham Sydney Kempit Tren Kenaikan Sepekan

ke atas