EKONOMI

Jumat, 13 Oktober 2017 | 17:00 WIB

Gagal Target Sertifikat, Jokowi Ancam Menteri ATR

Gagal Target Sertifikat, Jokowi Ancam Menteri ATR
(Foto: inilahcom)


INILAHCOM, Jakarta - Saat membuka program peremajaan pohon Kelapa Sawit di Musi Banyuasin, Palembang, Jumat (13/10/2017), Presiden Joko Widodo mewarning Menteri Sofyan Djalil.

Tentunya Jokowi tak sedang bercanda saat melontarkan peringatan kepada Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN), Sofyan Djalil. "Di Indonesia masih banyak yang belum diselesaikan mengenai sertifikat. Harusnya 126 juta sertifikat yang dimiliki rakyat. Saat ini, baru 46 juta sertifikat," kata Jokowi.

Kata mantan Wali Kota Solo ini, pemerintah sudah menjanjikan penerbitan 5 juta sertifikat di 2017. Janji ini, harus bisa dipenuhi. "Harus keluar 5 juta sertifikat. Biasanya 400 ribu sertifikat, saya perintahkan 5 juta," papar Jokowi.


Masih kata Jokowi, tahun ini, ditargetkan penerbitan 7 juta sertifikat. Naik lagi menjadi 9 juta sertifikat di 2019. Lalu bagaimana kalau gagal target, menterinya dicopot? "Kalau enggak capai target, awas!" tegas Jokowi.

Dikatakan Jokowi, sertifikat tanah merupakan hak dasar bagi masyarakat. Dengan sertifikat itu, rakyat bisa mendapatkan kepastian hukum atas tanah yang digarap, atau ditempati.

Jadi, wajar bila presiden mewanti-wanti Menteri Sofyan untuk bisa mewujudkan target tersebut. Dalam kunjungan ke Kabupaten Musi Banyuasin ini, selain mencanangkan program replanting sawit secara nasional, Jokowi membagikan 1.300 sertifikat tanah. [tar]

#SertifikatTanah #MenteriSofyan #PresidenJokowi
BERITA TERKAIT
3 Tahun Jokowi, Sri Mulyani Akui Soal Kemiskinan
Faisal: Biayai Infrastruktur Jangan Ugal-ugalan
Jokowi Resmikan Operasional KEK Mandalika
Cukai Rokok Naik, Sri Mulyani Sebut Restu Jokowi
Jokowi Ingin Manfaat Dana Desa Untuk Ini
Benarkah Asumsi RAPBN 2018 Terlalu di Awang-awang?
Asa Infrastruktur Luhut di Penghujung Jokowi-JK

ke atas