TEKNOLOGI

Minggu, 12 November 2017 | 18:19 WIB

Uber Hadirkan Layanan Taksi Terbang pada 2023

Uber Hadirkan Layanan Taksi Terbang pada 2023
(Foto: voa)
INILAHCOM, San Francisco - Perusahaan transportasi berbasis online, Uber, mengatakan bahwa mereka telah menandatangani sebuah persetujuan dengan NASA untuk mengembangkan sebuah armada taksi terbang yang bisa lepas landas vertikal.

Uber berharap akan menerbangkan penumpangnya yang pertama dalam kendaraan terbang ini pada 2023, meski mereka mengakui masih ada beberapa hambatan.

Kepala Produk Uber Jeff Holden mengatakan, dia berharap jasa ini akan mengurangi waktu perjalanan ke tempat kerja, mengurangi pencemaran kendaraan di kota-kota besar, dan layanan ini akan lebih murah dibandingkan penggunaan kendaraan pribadi. Meskipun, diakuinya, awalnya akan lebih mahal.

Menurut prediksi Uber, sebuah perjalanan kendaraan antara San Francisco dan San Jose pada jam-jam puncak akan butuh waktu 2 jam dan biaya sekitar US$111. Rute yang sama, lewat udara paling lama 15 menit.


Awalnya, rute ini biayanya US$129 per pelanggan, tetapi kata Uber, harga ini bisa turun menjadi hanya US$43 dalam jangka pendeknya, dan US$20 untuk jangka panjangnya.

Uber bekerja sama dengan NASA untuk mengatasi beberapa isu logistik yang menyertai teknologi baru ini.

Tantangan-tantangan itu termasuk mengupayakan sertifikasi dari penguasa untuk kendaraan-kendaraan baru dan mengembangkan sistem yang mampu mencegah tubrukan udara di daerah perkotaan.

"Kontrak yang kami sepakati dengan NASA awalnya terkait dengan kerjasama seputar manajemen lalu-lintas udara," kata Holden kepada NBC seperti dikutip VOA News.
#Uber #taksi #taksiterbang #NASA
BERITA TERKAIT
Insiden Peretasan Data Uber, Ini Saran Kaspersky
Peretas Curi Data Puluhan Juta Pengguna Uber
Uber Siap Beli 24.000 unit SUV Mobil Tanpa Sopir
Astronom Temukan Asteroid Berbentuk Cerutu
Cara NASA Melacak Badai di Laut
Pesawat Kargo Antariksa Cygnus Tiba di ISS
Mengenal Sue Finley, Pegawai Terlama NASA

ke atas