DUNIA

Selasa, 14 November 2017 | 13:27 WIB

AS-Rusia akan Setujui Langkah Akhiri Krisis Suriah

Didi Prambadi
AS-Rusia akan Setujui Langkah Akhiri Krisis Suriah
(Foto: istimewa)
INILAHCOM, Washington DC - AS dan Rusia tampaknya akan segera mencapai kesepakatan untuk menyelesaikan krisis Suriah, setelah kelompok gerilyawan ISIS terkalahkan.

Business Insider mengabarkan Jumat (10/11/2017), jika kesepakatan itu tercapai, maka Presiden Trump dan Presiden Putin akan mengumumkannya di Danang, Vietnam. Hal itu dimungkinkan setelah terlihat tanda-tanda bahwa kelompok ekstrim di ISIS di Suriah dan Irak, akan dikalahkan.

Kini, kelompok yang terlibat peperangan dalam krisis Suriah, tidak lagi menjadikan ISIS sebagai prioritas. Mereka mengalihkan perhatian pada konflik bersenjata antara Pemerintahan Bashar al-Assad dengan kelompok gerilyawan anti Suriah. Mereka juga tengah berupaya menyelesaikan campur tangan Iran di Suriah.


Kesepakatan Rusia dan AS akan difokuskan pada tiga elemen utama. Pertama, adalah langkah menghindari konflik atau disebut 'deconfliction' antara tentara Rusia dan AS. Kedua, mengurangi aksi kekerasan dalam perang saudara di Suriah dan ketiga, menghidupkan kembali perundingan damai yang dipimpin PBB. Seperti diketahui, belakangan ini, para satuan militer Rusia dan AS hampir terlibat adu kekuatan di Suriah, padahal kedua negara tersebut sepakat untuk tidak saling menghindari konflik. Kesepakatan itu juga berupaya membangun zona damai di sejumlah kawasan Suriah yang mulai reda.

Yang dikhawatirkan AS dan juga Israel, adalah kehadiran milisi bersenjata Iran di Suriah yang akan mengeksploitasi kekuasaan di Suriah. Kedua negara adidaya itu juga sepakat untuk mendukung upaya PBB untuk melanjutkan lagi perundingan damai yang pernah digelar di Jenewa.

Termasuk mencari jalan terjadinya transisi politik yang damai di Suriah dan menyelesaikan perang saudara. Kami yakin proses Jenewa adalah jalan terbaik. Sayangnya, langkah itu masih jauh, tapi kami mulai mulai mendekati, tutur Heather Nauert, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri AS.
#Suriah #AS #Rusia #ISIS
BERITA TERKAIT
Rusia Beri Cap VOA dan 8 Media 'Agen Asing'
PM May Tuding Rusia Campur Tangan Pemilu Inggris
AS-Rusia Sepakat Militer Bukan Solusi di Suriah
Kuburan Massal Korban ISIS Kembali Ditemukan
Dua Warga Singapura Terlibat ISIS Ditangkap
Suriah Bebaskan Benteng Pertahanan Terakhir ISIS
Trump dan Putin Dijadwalkan Bertemu di Vietnam

ke atas