DUNIA

Selasa, 14 November 2017 | 14:58 WIB

Negara Uni Eropa Teken Pakta Militer Bersama

Didi Prambadi
Negara Uni Eropa Teken Pakta Militer Bersama
(Foto: ilustrasi)
INILAHCOM, Brussels - Dua puluh tiga anggota Uni Eropa menandatangani sebuah pakta militer yang intinya menggabungkan pendaaan militer, pengembangan senjata, dan penyebaran tentara Uni Eropa.

Quarts Media melaporkan, kesepakatan historis itu ditanda tangani Senin (13/11/2017). Federica Mogherini, Kepala kebijaksanaan luar negeri Uni Eropa menyebut pakta itu merupakan kesepakatan bersejarah setelah UE terbentuk 70 tahun. Masalahnya bukan berapa banyak kami akan menghabiskan biaya militer, melainkan menyatukan kembali biaya yang terpecah-pecah selama ini, kata Federica, sambil tak lupa menjelaskan bahwa badan baru ini untuk mempererat posisi NATO pimpinan AS.


Badan baru yang konon disebut 'Mega Militer' ini, akan membentuk Dana Pertahanan Eropa bernilai $5,8 miliar. Dana itu untuk membeli senjata, membiayai sejumlah operasi militer, dan melakukan riset militer. Menurut mereka, organisasi baru itu akan membuat Uni Eropa semakin kuat dan menyelaraskan kekuatan militer negara-negara Eropa, menghadapi krisis bersama. Hal ini merupakan lompatan baru dalam perkembangan Eropa, kata Menteri Luar Negeri Jerman, Sigmar Gabriel.

Sementara itu, sejumlah pengusaha senjata Eropa menyambut gembira pakta baru ini. Setidaknya bakal tercipta permainan baru di bidang militer, kata Haman Buske, CEO Saab, sebuah perusahaan militer Swedia. Kami akan menciptakan produk baru yang mampu membantu efisiensi di Eropa, kata Haman Buske.

Pakta baru ini ditanda tangani setelah Presiden AS Donald Trump melontarkan kritik pedasnya pada Eropa. Dalam berbagai kesempatan Trump mengecam kontribusi Eropa terhadap Organisasi Pakta Pertahanan Bersama, NATO, yang dianggapnya terlalu sedikit, dibandingkan AS. Padahal organisasi tersebut untuk kepentingan Eropa. Pada bulan Desember nanti, pakta pertahanan 23 negara Uni Eropa itu secara resmi akan ditanda tangani oleh para pemimpin Uni Eropa.
#UniEropa #UE #PaktaMiliter
BERITA TERKAIT
UE Segera Bahas Krisis Rohingya dengan Suu Kyi
Inggris Izinkan Warga UE Menetap Setelah Brexit
New Orleans Pilih Wali Kota Perempuan Pertama
Mugabe Tolak Mundur dalam Tekanan Massa
Ratu Inggris Rayakan Ultah Pernikahan ke-70
Pilot Jet AS Melukis Kelamin Pria di Angkasa
Kisah Pemilik Truk Dengan Stiker Anti-Trump

ke atas