EKONOMI

Selasa, 14 November 2017 | 19:45 WIB

Lapangan Gas Jambaran Tiung Biru Rampung 2021

Uji Sukma Medianti
Lapangan Gas Jambaran Tiung Biru Rampung 2021
Wakil Menteri energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arcandra Tahar (Foto: Inilahcom)
INILAHCOM, Jakarta - Proyek lapangan gas Jambaran Tiung Biru (JTB) ditargetkan rampung pada akhir 2021.

Wakil Menteri energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arcandra Tahar sudah menyerahkan dokumen pengalihan pengelolaan lapangan JTB dari ExxonMobil ke Pertamina EP Cepu.


Presiden Direktur Pertamina EP Cepu (PEPC), Adriansyah, menuturkan, pihaknya sengaja mengulur estimasi waktu menjadi tiga tahun untuk mengantisipasi adanya keterlambatan pengerjaan. "Proyek sebesar begini kan harus bisa mengantisipasi kalau ada delay, kalau paling lambat kan masih bisa lebih cepat,"kata Adriansyah di Jakarta, Selasa (14/11/2017).

Proyek lapangan gas yang berada di Bojonegoro, Jawa Timur itu sudah di groundbreaking pada 25 September 2017 lalu. Sedianya, gas JTB akan diserap oleh PEPC sebesar 172 MMSCFD.

Sebanyak 100 MMSCFD gas dari JTB akan dijual oleh PEPC kepada PLN denan harga US$7,6 per mmbtu. "Proyek ini menelan biaya investasi sebesar US$1,547 miliar untuk pengembangan lapangan, sedangkan untuk pembangunan pipa sebesar US$515 juta," terangnya. [ipe]
#WamenCandra #MenteriJonan #ExxonMobil
BERITA TERKAIT
Tender Migas Terganjal Aturan Pajak Gros Split
Jonan Masuk Radar Reshuffle Digantikan Archandra?
Jonan Teken 13 Amandemen Kontrak Batubara
(Penyederhanaan Golongan) Harap Tenang, Tarif Listrik Tidak Akan Naik
Batubara Indonesia Ingin Kuasai Pasar China
Bertemu Dahlan Iskan, Jonan Bahas Mobil Listrik
Hero: Perkuat Payung Hukum Pengembangan EBT

ke atas